VIRAL24.CO.ID – MEDAN – Anggota DPRD Kota Medan yang tergabung dalam Panitia Khusus (Pansus) Aset Daerah menyoroti pengelolaan gudang penyimpanan barang rongsokan kendaraan roda dua dan roda empat milik Pemerintah Kota (Pemko) Medan di Jalan Perhubungan Darat, dekat eks Bandara Polonia, Selasa (26/5/2026).
Peninjauan dipimpin Ketua Pansus Robi Barus bersama sejumlah anggota, yakni Margaret MS, Syaiful Ramadhan, Modesta Marpaung, Saipul Bahri, Renville P. Napitupulu, dan Lailatul Badri. Mereka mendapati berbagai aset rongsokan menumpuk di gudang dengan kondisi yang memprihatinkan dan disebut berpotensi menjadi sarang ular maupun hewan berbisa lainnya.
Dalam kesempatan itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bagian Umum Pemko Medan, M. Rido Siregar, menjelaskan biaya sewa gudang mencapai sekitar Rp400 juta per tahun dan telah berlangsung selama hampir empat hingga lima tahun. Menurutnya, penyewaan dilakukan untuk menjaga keamanan aset agar tidak hilang.
Penjelasan tersebut mendapat sorotan dari Ketua Pansus Robi Barus yang menilai kebijakan itu tidak efisien. Ia mempertanyakan besarnya anggaran yang dikeluarkan hanya untuk menyimpan barang yang sudah tidak produktif dan mengusulkan agar aset tersebut segera dilelang. Pandangan serupa disampaikan Saipul Bahri dan Renville P. Napitupulu yang menilai biaya sewa gudang tidak sebanding dengan nilai ekonomis barang rongsokan.
Pansus Aset kemudian mendorong Pemko Medan segera melakukan lelang terhadap aset yang sudah tidak dapat dimanfaatkan dengan tetap berpedoman pada ketentuan yang berlaku. Selain itu, Renville mengingatkan pentingnya pengamanan aset, termasuk pemasangan kamera pengawas (CCTV), guna mengantisipasi potensi kehilangan barang selama proses penataan berlangsung.
Menanggapi masukan tersebut, M. Rido Siregar menyatakan pihaknya akan menindaklanjuti rekomendasi Pansus. Ia mengatakan Bagian Umum bersama Bagian Hukum dan Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Pemko Medan akan mengkaji regulasi serta mempercepat proses lelang terhadap aset yang sudah tidak produktif. (Vin)










