Ayam Potong Rp60 Ribu, DPRD Medan Soroti Lemahnya Pengawasan Harga

Politik2 views

VIRAL24.CO.ID – MEDAN – Anggota DPRD Kota Medan, Ahmad Afandi Harahap, menyoroti kenaikan harga sejumlah bahan kebutuhan pokok, khususnya ayam potong yang disebut telah mencapai Rp60.000 per kilogram. Lonjakan tersebut dinilai semakin membebani masyarakat dan perlu segera direspons Pemerintah Kota (Pemko) Medan.

Afandi mengatakan kenaikan harga ayam potong tidak boleh dianggap sepele karena ayam merupakan salah satu sumber protein yang banyak dikonsumsi masyarakat. Dampaknya juga dirasakan pedagang makanan, warung nasi dan pelaku usaha kuliner yang menjadikan ayam sebagai bahan baku utama.

“Yang kita soroti bukan hanya kenaikan harga sembako secara umum, tetapi juga harga ayam potong mencapai Rp60.000, yang kenaikannya sangat drastis. Ini tentu sangat membebani masyarakat. Ayam merupakan kebutuhan pangan yang cukup banyak dikonsumsi warga,” ujar Afandi Harahap kepada wartawan, Sabtu (5/9/2026).

Menurutnya, Pemko Medan harus memiliki sistem pemantauan harga dan ketersediaan pangan yang rutin serta mampu mendeteksi potensi gejolak sejak dini. Pemerintah, kata dia, jangan baru bergerak setelah masyarakat ramai mengeluhkan kenaikan harga.

Afandi meminta instansi terkait segera turun ke lapangan untuk mencari penyebab kenaikan harga ayam, mulai dari tingkat peternak, distributor hingga pedagang. Pemeriksaan tersebut penting untuk memastikan apakah lonjakan harga dipicu berkurangnya pasokan, meningkatnya biaya produksi dan distribusi, tingginya permintaan atau persoalan lain dalam rantai pasok.

Ia juga mendorong Pemko Medan memperkuat koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, peternak, distributor, pedagang dan pemangku kepentingan lainnya untuk menjaga pasokan serta kestabilan harga.

Jika pasokan menjadi persoalan, pemerintah dinilai perlu segera mencari solusi, sementara operasi pasar maupun pasar murah dapat dilakukan sebagai langkah jangka pendek ketika harga sudah memberatkan masyarakat.

Afandi menegaskan pengendalian harga pangan harus dilakukan secara berkelanjutan, bukan hanya ketika harga sudah melonjak. Menurutnya, kenaikan harga ayam tidak hanya memukul konsumen, tetapi juga pelaku usaha kecil yang menghadapi pilihan sulit antara menaikkan harga jual atau menanggung penurunan keuntungan. (Vin)

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *