Kesper Dukung Angkot Gratis Pelajar di Medan, Minta Pemko Siapkan Subsidi

Politik0 views

VIRAL24.CO.ID – MEDAN – Keluarga Besar Sopir dan Pemilik Angkutan (Kesper) Sumatera Utara menyambut baik wacana pemberlakuan ongkos gratis bagi pelajar yang menggunakan angkutan kota (angkot) di Medan. Namun, Kesper meminta Pemerintah Kota (Pemko) Medan menyiapkan skema subsidi bagi pemilik dan sopir angkot yang menjalankan program tersebut.

Ketua Kesper Sumatera Utara, Israel Situmeang, mengatakan program angkot gratis bagi pelajar merupakan kebijakan yang baik, terutama untuk membantu meringankan beban keluarga prasejahtera. Namun, sebelum diberlakukan, Kesper meminta dilibatkan dalam pembahasan regulasi dan teknis pelaksanaannya. Hal itu disampaikan Israel kepada wartawan, Kamis (10/9/2026).

Menurut Israel, para sopir dan pemilik angkot yang selama ini melayani kebutuhan transportasi masyarakat Medan juga perlu mendapat perhatian pemerintah. Ia menyebut angkutan yang dikenal dengan sebutan Sudaco telah beroperasi sekitar 40 tahun. Karena itu, subsidi bagi sopir dan pemilik angkot dinilai perlu disertai mekanisme yang jelas.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Medan, Hj Sri Rezeki, menyatakan dukungan terhadap wacana angkot gratis bagi pelajar. Ia meminta Pemko Medan melalui organisasi perangkat daerah (OPD) terkait segera merumuskan regulasi, khususnya untuk membantu pelajar dari keluarga prasejahtera, termasuk di wilayah Medan Utara.

Sri Rezeki berharap pembahasan dilakukan secara lintas komisi dengan melibatkan Dinas Perhubungan, Dinas Pendidikan, Bagian Hukum, Bappeda Pemko Medan, serta pemangku kepentingan lainnya, termasuk Organda. Menurutnya, Komisi II membidangi pendidikan, sedangkan Komisi IV membidangi transportasi sehingga pembahasan perlu dilakukan secara terpadu.

Wacana angkot gratis bagi pelajar sebelumnya dibahas dalam rapat evaluasi triwulan Komisi II DPRD Medan bersama Dinas Pendidikan, Senin (7/9/2026). Dalam rapat tersebut, anggota Komisi II DPRD Medan Afif Abdillah meminta Dinas Pendidikan segera berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan untuk merealisasikan program tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan mutu pendidikan dan membantu keluarga prasejahtera. Jika menggunakan APBD, Sri Rezeki meminta regulasinya dimatangkan agar subsidi kepada jasa angkutan sesuai kebutuhan dan tepat sasaran. (Vin)

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *