VIRAL24.CO.ID – MEDAN – Satresnarkoba Polrestabes Medan menangkap seorang pria berinisial HZ (26), yang diduga terlibat dalam peredaran vape mengandung narkoba atau dikenal sebagai pod getar. HZ yang disebut sebagai panglima geng motor NKB ditangkap di kawasan Medan Petisah.
Pelaku yang merupakan warga Dusun IV, Desa Deli Tua, Kecamatan Namorambe, ditangkap di area parkir salah satu hotel di Jalan Mojopahit, Kecamatan Medan Petisah, saat diduga hendak melakukan transaksi pod getar merek Thugs.
Kasatresnarkoba Polrestabes Medan, Rafli Yusuf Nugraha, mengatakan pelaku berperan sebagai pengantar dalam jaringan peredaran narkoba tersebut.
“Pelaku perannya sebagai pengantar. Pelaku juga merupakan residivis dan setelah bebas kembali masuk dalam jaringan narkoba. Saat kami tangkap, pelaku mencoba melawan, namun berhasil dilumpuhkan dengan teknik bela diri Polri,” ujar Rafli didampingi Kanit 1 Satresnarkoba Polrestabes Medan, Ruspian, kepada wartawan, Sabtu (16/5/2026).
Menurut Rafli, HZ diketahui baru beberapa bulan terlibat dalam jaringan pengedar vape narkoba setelah bebas dari penjara pada Januari 2026. Sebelumnya, pelaku pernah menjalani hukuman dalam kasus penadahan sepeda motor curian.
Selain diduga terlibat dalam peredaran pod getar, polisi juga menyebut pelaku terkait jaringan pengedar pil ekstasi. Dalam aktivitasnya, pelaku disebut bertugas mengantarkan narkoba ke sejumlah lokasi sesuai pesanan.
Saat ini, Satresnarkoba Polrestabes Medan masih mengembangkan kasus tersebut untuk mengungkap jaringan lain, termasuk pihak yang diduga berperan sebagai pengendali dan pemasok narkoba.
“Kami masih mengembangkan kasus ini. Pemasok maupun pengendali akan terus kami kejar dan tidak ada ruang bagi pelaku peredaran narkoba,” kata Rafli.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, HZ juga diketahui merupakan panglima geng motor NKB dan diduga pernah terlibat dalam sejumlah aksi tawuran antargeng motor di kawasan Deli Tua pada 2025.
Pelaku disebut pernah terlibat dalam aksi pembacokan terhadap anggota geng motor lain saat bentrokan terjadi di kawasan tersebut. Polisi masih mendalami keterlibatan pelaku dalam berbagai kasus lain yang berkaitan dengan aktivitas geng motor di wilayah Medan dan sekitarnya. (V24/Mwd)






