Gubernur Sumut Ubah Lahan Sawit Jadi Hunian Tetap Korban Bencana

Sumut157 views

VIRAL24.CO.ID – MEDAN – Penanganan pascabencana di Sumatera Utara terus dipercepat. Salah satu langkah yang ditempuh Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) adalah pembebasan lahan perkebunan milik warga untuk pembangunan hunian tetap (huntap) bagi korban bencana yang kehilangan tempat tinggal.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, Selasa (30/12/2025), lahan yang direncanakan untuk relokasi tersebut saat ini ditanami kelapa sawit dan kebun salak. Lahan itu akan dibeli oleh Pemprov Sumut untuk menampung sekitar 188 kepala keluarga (KK) korban bencana di Desa Tandihat, Kabupaten Tapanuli Selatan.

Rencana relokasi tersebut pertama kali disampaikan Bupati Tapanuli Selatan Gus Irawan Pasaribu saat mendampingi kunjungan Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution ke wilayah tersebut pada Sabtu (27/12/2025).

Gus Irawan menjelaskan, total lahan relokasi yang disiapkan mencapai 3,7 hektare. Dari jumlah tersebut, sekitar 2 hektare merupakan lahan milik pribadi warga, sehingga Pemprov Sumut akan melakukan pembebasan lahan melalui mekanisme ganti rugi.

“Memang ada tanah masyarakat berupa kebun salak sekitar 2 hektare. Tadi Pak Gubernur menyampaikan bahwa pembebasan lahan masyarakat tersebut akan ditangani oleh provinsi. Total keseluruhan lahan relokasi 3,7 hektare,” ujar Gus Irawan.

Diketahui, Desa Tandihat mulai mengalami pergerakan tanah sejak 25 November 2025. Bencana tersebut mengakibatkan sejumlah rumah warga dan akses jalan rusak parah, sehingga warga terpaksa mengungsi ke Desa Perkebunan Marpinggan.

Gus Irawan menambahkan, jumlah warga terdampak di Desa Tandihat mencapai 186 KK dan seluruhnya akan direlokasi ke lokasi yang telah direkomendasikan.

“Ada 186 KK dan lokasi ini sudah direkomendasikan serta dinyatakan layak untuk hunian tetap bagi seluruh warga terdampak,” pungkasnya. (V24/Red)

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *