VIRAL24.CO.ID – MEDAN – Fraksi NasDem DPRD Kota Medan meminta Pemerintah Kota (Pemko) Medan lebih sigap dan memiliki langkah antisipatif berbasis regulasi dalam menjawab tuntutan peningkatan pelayanan kesehatan. Langkah tersebut dinilai penting agar kepuasan masyarakat terhadap layanan kesehatan semakin meningkat.
Hal itu disampaikan juru bicara Fraksi NasDem, dr. Faisal Arbie Biomed, dalam rapat paripurna DPRD Medan, Selasa (10/2/2026), dengan agenda penyampaian pandangan fraksi terhadap Ranperda perubahan Perda Nomor 4 Tahun 2012 tentang Sistem Kesehatan Kota Medan.
Rapat dipimpin Wakil Ketua DPRD Medan H. Zulkarnaen, S.K.M., didampingi Wakil Ketua Hadi Suhendra, serta dihadiri anggota dewan dari masing-masing fraksi.
Dalam pandangannya, dr. Faisal menyebut perubahan perda diperlukan guna menunjang program kesehatan yang akan dilaksanakan, termasuk pengembangan Universal Health Coverage (UHC) menjadi UHC Premium.
“Dengan meningkatnya permasalahan dalam program UHC, perubahan perda diharapkan dapat mendukung implementasi UHC Premium guna meningkatkan kualitas dan pemerataan layanan kesehatan di Kota Medan,” ujarnya.
Setelah menelaah penjelasan pengusul, Fraksi NasDem menyatakan menyetujui perubahan Ranperda tersebut sebagai hak inisiatif DPRD Kota Medan untuk dibahas lebih lanjut.
Fraksi NasDem juga mendorong Pemko Medan segera membentuk panitia khusus (Pansus) dengan melibatkan seluruh pemangku kepentingan dalam pembahasan perubahan perda. Selain itu, Pemko diminta menyiapkan Peraturan Wali Kota (Perwal) tentang sistem kesehatan sebagai petunjuk teknis pelaksanaan perda nantinya.
Fraksi NasDem berharap perubahan perda tersebut mampu menjadi solusi atas berbagai persoalan sistem kesehatan di Kota Medan sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat. (Vin)






