DPRD Medan Soroti Minimnya Perahu Karet dan Kontak Darurat Saat Banjir

Politik65 views

VIRAL24.CO.ID – MEDAN – Anggota DPRD Kota Medan, Edwin Sugesti Nasution, mendesak Pemerintah Kota (Pemko) Medan menyediakan sedikitnya dua unit perahu karet di setiap kecamatan yang tergolong rawan banjir. Menurutnya, kebutuhan tersebut sangat mendesak agar proses evakuasi warga dapat dilakukan lebih cepat dan aman saat banjir terjadi.

Edwin menyampaikan desakan itu setelah menemui warga terdampak banjir di Kelurahan Terjun, Kecamatan Medan Marelan. Ia mengatakan masyarakat mengeluhkan lambannya proses penyelamatan, terutama karena tidak tersedianya perahu karet untuk mengevakuasi lansia dan anak-anak. Warga harus menunggu lama karena sarana evakuasi tidak ada. Ini tidak boleh terulang, ujarnya, Rabu (3/12/2025).

Politisi PAN itu menilai penyediaan perahu karet adalah langkah penting mempercepat proses evakuasi. Ia meminta BPBD Medan menyediakan minimal dua unit perahu karet di setiap kecamatan atau satu unit di setiap kelurahan rawan banjir. Menurutnya, penempatan alat evakuasi di titik strategis akan mempersingkat waktu tempuh dan mengurangi kepanikan warga.

Selain soal sarana evakuasi, Edwin juga menyoroti sulitnya akses kontak darurat yang dapat dihubungi warga saat banjir melanda. Ia menyebut banyak nomor layanan darurat yang beredar tidak aktif atau tidak merespons. “Dalam kondisi listrik padam dan sinyal seluler buruk, warga semakin panik karena tidak bisa meminta bantuan,” tegasnya.

Edwin meminta Pemko Medan tidak lengah menghadapi cuaca ekstrem yang berpotensi memicu bencana. Ia menekankan pentingnya kesiapsiagaan, termasuk menyiapkan petugas terlatih di setiap kecamatan untuk mengoperasikan perahu karet saat keadaan darurat. “Ini soal nyawa. Pemerintah harus bertindak cepat dan serius,” katanya.

Ia juga menyinggung kondisi warga Kelurahan Terjun yang mengaku belum menerima bantuan apapun dari Pemko Medan sejak banjir 27 November lalu. Edwin mendesak Pemko segera turun ke lokasi dan memastikan warga menerima bantuan yang dibutuhkan. “Ini harus menjadi perhatian serius Wali Kota Rico Tri Putra Bayu Waas,” pungkasnya. (Vin)

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait