Buka PIISU 2026, Gubsu Dorong UMKM Terapkan Studi Kelayakan Usaha

Sumut5 views

VIRAL24.CO.ID – PARAPAT – Gubernur Sumatera Utara, Mohammad Bobby Afif Nasution, mendorong bupati dan wali kota se-Sumatera Utara memperkuat pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui penerapan feasibility study atau studi kelayakan usaha. Langkah tersebut dinilai penting agar pengembangan UMKM dilakukan secara terukur, berbasis data, dan memiliki daya tarik bagi investor.

Hal itu disampaikan Bobby Nasution saat membuka Pekan Inovasi dan Investasi Sumatera Utara (PIISU) ke-12 Tahun 2026 di Open Stage Parapat, Kabupaten Simalungun, Kamis (11/6/2026).

Menurut Bobby, studi kelayakan dapat membantu pemerintah daerah mengidentifikasi potensi usaha secara objektif, menentukan arah pengembangan UMKM, serta mempermudah akses pembiayaan dari perbankan maupun program pemerintah.

“Jika ingin menawarkan investasi, baik kepada investor dalam negeri maupun luar negeri, pemerintah daerah cukup menunjukkan data UMKM yang telah memiliki studi kelayakan. UMKM tidak cukup hanya dibina secara umum, tetapi harus dianalisis secara terstruktur agar dapat naik kelas dan memiliki daya saing,” ujar Bobby.

Ia menjelaskan, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara terus mendorong peningkatan daya saing UMKM melalui percepatan digitalisasi, perluasan akses pembiayaan, kemudahan perizinan berusaha, serta fasilitasi sertifikasi halal.

Selain itu, pelaku UMKM juga didorong meningkatkan kualitas dan kapasitas produksi agar mampu menjalin kemitraan dengan pelaku usaha besar serta memperluas akses pasar.

Pada kesempatan tersebut, Bobby menegaskan bahwa inovasi dan investasi merupakan dua pilar utama dalam mempercepat pembangunan daerah sekaligus meningkatkan daya saing Sumatera Utara di tingkat nasional maupun internasional.

Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, akademisi, dan masyarakat menjadi kunci untuk menciptakan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

“Inovasi harus terus didorong, sementara investasi perlu difasilitasi agar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” katanya.

Bobby berharap seluruh rangkaian kegiatan PIISU 2026 dapat dimanfaatkan secara optimal oleh pelaku usaha dan masyarakat. Kegiatan tersebut meliputi pameran inovasi daerah, promosi peluang investasi, forum bisnis, temu investor, business matching, hingga pertunjukan seni dan budaya.

“Melalui PIISU 2026, kita berharap lahir peluang investasi baru, UMKM semakin kuat, lapangan kerja bertambah, dan kesejahteraan masyarakat Sumatera Utara meningkat,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Sumut, Nubaity Harahap, mengatakan PIISU 2026 mengusung tema “Inovasi dan Kolaborasi Menuju UMKM Sumut Berkah”.

Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi wadah strategis untuk memperkenalkan inovasi daerah, peluang investasi, produk unggulan UMKM, serta potensi pariwisata Sumatera Utara kepada investor dan masyarakat luas.

Pembukaan PIISU 2026 juga dirangkaikan dengan penandatanganan sejumlah kerja sama kemitraan antara pelaku usaha besar dan UMKM. Di antaranya kerja sama Hotel Niagara Parapat dengan Cleopatra Entertainment di bidang seni pertunjukan, Atsari Hotel dengan Bunga Low dan Makmur Jaya untuk penyediaan produk kudapan hotel, serta kemitraan PT Aqua PAM dengan Koperasi Nelayan Jaya terkait pemanfaatan limbah dan hasil olahan ikan nila guna mendukung pemberdayaan koperasi nelayan. (V24/RT)

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *