VIRAL24.CO.ID – MEDAN – Fraksi Partai NasDem DPRD Kota Medan menilai perubahan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 5 Tahun 2015 tentang Penanggulangan Kemiskinan penting dilakukan agar kebijakan Pemerintah Kota Medan dalam mengatasi kemiskinan lebih terarah, terintegrasi dan berkelanjutan.
Hal itu disampaikan anggota Fraksi NasDem DPRD Medan, dr. Faisal Arbie, M.Biomed., saat menyampaikan pandangan fraksi terhadap penjelasan pengusul Ranperda Kota Medan dalam rapat paripurna di Gedung DPRD Medan, Senin (7/9/2026).
Ia meminta Pemko Medan memperkuat integrasi, sinkronisasi dan koordinasi dalam setiap program penanggulangan kemiskinan. Menurut Faisal, kebijakan tersebut harus diarahkan untuk meningkatkan akses masyarakat miskin dan kelompok rentan terhadap kebutuhan dasar sekaligus memperkuat kemampuan serta kemandirian mereka.
Faisal mengatakan strategi penanggulangan kemiskinan perlu mencakup pengurangan beban pengeluaran keluarga miskin dan kelompok rentan, peningkatan kemampuan serta pendapatan, dan pengembangan usaha ekonomi mikro dan kecil. Selain itu, sinergi antarprogram pemerintah perlu diperkuat agar kebijakan tidak berjalan sendiri-sendiri.
Pemko Medan juga didorong memperluas pelatihan keterampilan dan pelatihan kerja bagi pencari kerja maupun masyarakat usia produktif yang membutuhkan pekerjaan. Menurut Faisal, kesempatan bekerja harus dibarengi peningkatan keterampilan agar masyarakat memiliki kemampuan memperoleh penghasilan secara mandiri.
Faisal menilai persoalan kemiskinan bersifat multidimensi sehingga penanganannya membutuhkan keterlibatan seluruh pemangku kepentingan, termasuk masyarakat miskin. Karena itu, program penanggulangan kemiskinan harus dilaksanakan berdasarkan prinsip pemberdayaan, partisipatif, sinergis, terukur, transparan, akuntabel dan berkelanjutan.
Fraksi NasDem mendorong agar kebijakan pengentasan kemiskinan dilaksanakan secara bertahap, terpadu dan konsisten sesuai skala prioritas dengan mempertimbangkan kemampuan sumber daya pemerintah daerah serta kebutuhan masyarakat.
Di akhir pandangannya, Faisal meminta Pemko Medan serius membahas Ranperda tentang Penanggulangan Kemiskinan agar regulasi yang dihasilkan tidak sekadar menjadi perubahan aturan, tetapi mampu menjadi landasan kebijakan yang efektif dalam memutus rantai kemiskinan. (Vin)










