VIRAL24.CO.ID – ASAHAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Asahan mulai menyusun Rencana Penanggulangan Bencana Kabupaten Asahan Tahun 2026 sebagai pedoman memperkuat kesiapsiagaan dan penanganan bencana di daerah.
Penyusunan dokumen tersebut dibahas melalui Focus Group Discussion (FGD) yang dibuka Sekretaris Daerah Kabupaten Asahan, Drs. Zainal Abidin, M.H., di Aula Mawar Kantor Bupati Asahan, Rabu (16/9/2026).
FGD tersebut diikuti berbagai pemangku kepentingan, mulai dari perwakilan Direktorat Pengembangan Strategi Penanggulangan Bencana BNPB dan BPBD Provinsi Sumatera Utara secara daring, unsur TNI dan Polri, konsultan, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), camat se-Kabupaten Asahan, hingga Kepala Pos SAR Tanjungbalai-Asahan.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Asahan, Dr. Bukit Buchori Siagian, S.E., M.Si., mengatakan FGD digelar untuk menyamakan persepsi sekaligus meningkatkan pemahaman para pemangku kepentingan dalam penyusunan Rencana Penanggulangan Bencana.
Menurutnya, dokumen tersebut diharapkan dapat memperkuat penyelenggaraan penanggulangan bencana secara terpadu dan terarah. Penyusunannya juga menjadi ruang untuk membangun sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha dalam menghadapi potensi bencana.
“Melalui dokumen perencanaan ini diharapkan dapat dilakukan upaya pengurangan risiko bencana serta peningkatan ketangguhan daerah terhadap potensi ancaman bencana di Kabupaten Asahan,” ujar Bukit.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Asahan, Drs. Zainal Abidin, M.H., menyampaikan arahan Bupati Asahan sekaligus membuka FGD secara resmi. Ia berharap proses penyusunan rencana penanggulangan bencana menghasilkan dokumen yang dapat menjadi pedoman bagi pemerintah daerah dalam melakukan pencegahan, kesiapsiagaan, hingga penanganan bencana.
Zainal juga meminta seluruh peserta memberikan masukan dan pemikiran sesuai tugas serta bidang masing-masing. Menurutnya, keterlibatan berbagai pihak diperlukan agar rencana yang disusun lebih komprehensif dan mampu menjawab kebutuhan penanggulangan bencana di Kabupaten Asahan.
“Melalui kegiatan ini, berbagai pihak diharapkan dapat memberikan masukan dan pemikiran sesuai dengan tugas serta bidang masing-masing, sehingga rencana penanggulangan bencana yang disusun dapat lebih komprehensif,” ujarnya.
Setelah pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh sejumlah narasumber mengenai berbagai aspek penyusunan Rencana Penanggulangan Bencana Kabupaten Asahan Tahun 2026.
Salah satu narasumber, Manutur Parulian Naibaho, S.Sos., S.H., M.Si., selaku Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Provinsi Sumatera Utara, menyampaikan materi bertema “Kesiapan dalam Penanggulangan Dampak Bencana”.
Direktorat Pengembangan Strategi Penanggulangan Bencana BNPB juga memberikan pemaparan secara daring melalui Zoom Meeting. Materi tersebut menjadi bagian dari rangkaian pembahasan untuk menyempurnakan penyusunan Rencana Penanggulangan Bencana Kabupaten Asahan Tahun 2026.
Melalui FGD tersebut, Pemkab Asahan mendorong terbentuknya perencanaan penanggulangan bencana yang terintegrasi dengan melibatkan seluruh unsur terkait. Dokumen tersebut diharapkan menjadi dasar dalam memperkuat kesiapsiagaan dan mengurangi risiko bencana di Kabupaten Asahan. (RE)






