VIRAL24.CO.ID – MEDAN — Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Sumatera Utara terus mempercepat penyelesaian sejumlah Program Strategis Daerah (PSD) bidang pendidikan yang ditargetkan rampung sepanjang 2026. Program tersebut mencakup rehabilitasi 187 ruang kelas, pembangunan 120 ruang kelas baru, serta pembangunan SMA Unggulan Sukma Nias.
Sekretaris Disdik Provinsi Sumut, Terang Dewi Susanti Ujung, mengatakan rehabilitasi 187 ruang kelas yang tersebar dalam 70 paket pekerjaan saat ini rata-rata telah mencapai progres fisik 70 persen. Pekerjaan tersebut memiliki total pagu anggaran Rp31,39 miliar dan ditargetkan selesai pada September 2026.
“Pekerjaan rehabilitasi ini kami tuntaskan segera,” ujar Terang dalam temu pers yang digelar Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Sumut di Anjungan Dekranasda Sumut, Kantor Gubernur Sumut, Medan, Rabu (16/9/2026).
Selain rehabilitasi ruang kelas, Pemprov Sumut juga mempercepat pembangunan SMA Unggulan Sukma Nias. Proyek dengan pagu anggaran Rp88,44 miliar tersebut kini telah mencapai progres fisik 61 persen dan ditargetkan selesai pada Desember 2026.
Terang mengatakan, pembangunan SMA Unggulan Sukma Nias diharapkan dapat mendukung peningkatan akses terhadap pendidikan berkualitas. Setelah pembangunan rampung, kegiatan belajar-mengajar di sekolah tersebut direncanakan mulai berlangsung pada 2027.
“Ditargetkan rampung Desember 2026, dengan kegiatan belajar-mengajar direncanakan mulai berlangsung pada 2027,” kata Terang.
Pada saat yang sama, Disdik Sumut juga tengah mempercepat pembangunan 120 ruang kelas baru dengan total pagu anggaran Rp41,49 miliar. Penambahan ruang kelas tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah meningkatkan ketersediaan sarana dan prasarana pendidikan di Sumatera Utara.
Di sisi lain, sejumlah program strategis bidang pendidikan telah berhasil diselesaikan. Disdik Sumut mencatat fasilitas kelistrikan dan layanan internet kini telah terpenuhi di seluruh SMA, SMK, dan SLB Negeri di Sumatera Utara.
Untuk memenuhi kebutuhan listrik, Disdik Sumut memasang jaringan listrik pada tujuh satuan pendidikan dengan total pagu anggaran Rp4,41 miliar. Sementara untuk mendukung akses internet, layanan internet satelit Starlink telah tersedia di 163 satuan pendidikan dengan total pagu anggaran Rp3,26 miliar.
“Dengan ini, pada Tahun 2026 fasilitas listrik dan layanan internet di seluruh sekolah di Sumatera Utara sudah terpenuhi 100 persen,” ujar Terang. (V24/RT)






