Ratusan Masyarakat Desa Sidingkat Paluta Lakukan Aksi Demo ke Polres Tapsel

Headline, Paluta722 views

VIRAL24.CO.ID – PALUTA – Ratusan warga Desa Sidingkat, Kecamatan Padang Bolak, Kabupaten Paluta (Padang Lawas Utara) melakukan aksi ke Polres Tapanuli Selatan, Kamis (30/6/2022).

Kedatangan warga desa Sidingkat ke Polres Tapanuli Selatan meminta supaya Safii Rambe dibebaskan dari tersangka dugaan stempel palsu dalam surat tanah Hulayat, Desa Sidingkat yang diperkarakan pada tahun 2017 sampai saat ini.

Dalam orasinya, Parulian Siregar selaku kordinator aksi meminta kepada Kapolres Tapsel AKBP Roman supaya mencabut nama Safii Rambe dari tersangka. Dikatakan Parulian, sebab saat itu Safii Rambe merupakan kepala desa yang sah.

Selain itu, dalam orasinya Parulian Siregar juga meminta kepada Kapolres Tapsel supaya mencopot Kasat Reskrim Tapsel AKP Paulus Robet Gerby SH diduga tebang pilih terhadap laporan mereka yang tidak ditanggapi oleh Kasat Reskrim Polres Tapsel.

Sementara pihak pelapor merupakan Riski Basyah Harahap yang berdomisili di Kota Padang Sidempuan yang berstatus sebagai Sekretaris Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Padang Lawas Utara, melalui Kuasa hukumnya melaporkan Safii Rambe atas dugaan surat dan stempel palsu yang langsung di tanggapi oleh Kasat Reskrim Polres Tapsel

“Kami masyarakat Desa Sidingkat meminta kepada Kapolres untuk mencopot Kasat Reskrim Polres Tapsel AKP Paulus Robet Gorby SH kata Parulian dalam Orasinya.

Kami menduga Kasat Reskrim Polres Tapsel melakukan tebang pilih terhadap laporan kami, hal inilah kami turun kejalan pada hari ini sambung Parulian. Untuk itu, kami tidak akan pulang sebelum ada pencabutan nama tersangka Safii Rambe menjadi tidak tersangka Kata Parulian.

Sementara itu, Kapolres AKBP Roman menanggapi orasi tersebut dan meminta supaya sepuluh perwakilan masyarakat dari Desa Sidingkat, Kecamatan Padang Bolak, Kabupaten Paluta agar mau berdiskusi ke dalam Aula Polres Tapsel

” Saya selaku Kapolres Tapsel minta sepuluh perwakilan masyarakat dan prangkat desa dapat masuk untuk berdiskusi soal ini” Kata Kapolres.

Menanggapi hal itu, Parulian Siregar selaku kordinator aksi mengatakan “kami belum siap untuk masuk ke dalam aula sebab kami perlu bermusyawarah dengan bapak Safii Rambe, untuk itu kami akan menyurati Polres Tapsel dalam waktu dua hari .

Saya selaku Kabiro Koran ini dan juga Masyarakat Desa Sidingkat meminta kepada Kapolres Tapsel agar kasus ini segera diselesaikan dengan secara baik-baik

Sebelum Aksi unjuk rasa membubarkan diri, terlihat disana para pengunjuk rasa bersalaman kepada Kapolres Tapsel AKBP Roman. (MD Simamora)

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *