Ratusan Dosen UNPAB Medan Protes Keluhkan Dugaan Pemotongan Honor Mengajar Sepihak

Medan46 views

VIRAL24.CO.ID – MEDAN – Ratusan dosen Universitas Pembangunan Panca Budi (UNPAB) Medan jalan Jend. Gatot Subroto Medan mengeluhkan dugaan pemotongan honor mengajar yang disebut dilakukan secara sepihak. Para dosen menilai kebijakan tersebut diberlakukan tanpa sosialisasi yang memadai dan didasarkan pada surat keputusan rektor yang disebut berlaku surut.

Informasi yang diperoleh, Selasa (28/7/2029) hal yang dipermasalahkan dosen antara lain:

1. Pemotongan honor mengajar sepihak tanpa sosialisasi, dengan dasar SK Rektor yang juga berlaku mundur.

2. Setelah dosen protes barulah dilakukan sosialisasi secara online dengan jumlah peserta yg dibatasi (100 peserta saja), dengan ketentuan dosen yang tidak bisa hadir harus setuju dengan hasil rapat.

3. Kampus hanya fokus pada sisi dosen saja, tetapi sarana dan fasilitas di kelas amburadul, seperti infokus yang rata-rata rusak.

4. Hentikan ekploitasi tenaga pendidik (dosen), dengan membatalkan sistem honor dosen berdasarkan penilaian KPI, dimana gaji pokok diganti dengan beban dosen yang menumpuk, termasuk mencari mahasiswa baru.

5. Dalam pembayaran honor, sudah 3 bln tidak ada slip gaji, yang sebelumnya ada dan merinci apa saja honor dosen. Diduga untuk membatasi protes dari dosen.

“Kami bekerja sudah sesuai teknis pelaksanaan presensi perkuliahan,” imbuh salah seorang dosen yang minta namanya tidak disebutkan.

Sesuai dengan perkuliahan berbasis kelas, jelasnya, pembelajaran dilakukan secara tatap muka di ruang kelas antara dosen dan mahasiswa.

Hal itu, sesuai dengan jadwal perkuliahan yang telah ditetapkan akademika dan bertujuan untuk mendukung Capaian Pemberlajaran Mata Kuliah (CPMK) dengan kegiatan meliputi ceramah, diskusi, bedah kasus dan pembelajaran kelompok.

Sedangkan untuk perkuliahan berbasis non kelas, kegiatan dilaksanakan di dalam maupun di luar kampus sesuai jadwal perkuliahan yang telah ditetapkan sesuai Capaian Pembelajaran Mata Kuliah (CPMK) meliputi praktik lapangan, praktikum laboratorium, kunjungan ke industri sampai warkshop dan kuliah umum.

Para dosen, lanjutnya lagi, datang tepat waktu. Artinya, dosen pengampu mata kuliah melakukan presensi masuk 15 menit sebelum jadwal perkuliahan dimulai sampai dengan pulang, paling lama 15 menit setelah jadwal perkuliahan selesai.

Ironisnya, para dosen telah menjalankan tugas sesuai tupoksinya dan itu bisa dilihat pada absensi yang telah dilakukan tetapi sangat kecewa karena honor mengajar telah dipotong dengan alasan yang tidak jelas.

Untuk itu, kami akan melaporkan hal ini ke pihak terkait karena ini sudah termasuk penggelapan dan seenaknya memotong ratusan honor dosen yang ada di kampus ini, imbuhnya kecewa.

Belum berhasil

Hingga berita ini ditulis, Rektor Universitas Pembangunan Panca Budi (UNPAB) Medan H. Mhd. Isa Indrawan belum memberikan tanggapan. Upaya konfirmasi yang dilakukan melalui sambungan telepon dan pesan WhatsApp belum memperoleh respons. (V24/Erwan)

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *