Amiruddin Dorong PUD Pasar Medan Berinovasi Benahi Pasar Tradisional

Medan20 views

VIRAL24.CO.ID – MEDAN – Mantan Ketua DPRD Kota Medan, Drs. H. Amiruddin, meminta Direktur Utama PUD Pasar Medan, Anggia Ramadhan, menghadirkan berbagai terobosan dalam pengelolaan pasar tradisional agar mampu meningkatkan potensi pendapatan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) milik Pemerintah Kota Medan sekaligus mengembalikan daya saing pasar rakyat.

Hal itu disampaikan Amiruddin kepada Viral24 di kawasan Masjid Raya Pusat Pasar Medan, Jumat (24/7/2026), menanggapi kunjungan Direktur Utama PUD Pasar Medan yang meninjau kondisi sarana dan prasarana di sejumlah pasar tradisional. Menurutnya, banyak fasilitas pasar yang telah lama tidak mendapatkan perbaikan sehingga memerlukan perhatian serius.

Amiruddin menilai Anggia Ramadhan memiliki kapasitas untuk memimpin PUD Pasar Medan, namun harus terus membuka ruang komunikasi dan menerima masukan dari jajaran direksi lainnya yang sama-sama dipercaya Pemerintah Kota Medan. Menurutnya, pengelolaan pasar tidak dapat dilakukan secara sendiri-sendiri karena membutuhkan sinergi seluruh unsur manajemen.

“Jangan sampai muncul kesan berjalan sendiri. Pengembangan pasar tradisional membutuhkan kerja sama seluruh jajaran agar mampu menghadapi tantangan dan persaingan yang semakin ketat, terlebih di tengah menurunnya daya beli masyarakat,” katanya.

Ia mengungkapkan kondisi Pusat Pasar Medan saat ini cukup memprihatinkan. Sejumlah bagian bangunan mengalami kebocoran, banyak pendingin ruangan (AC) tidak lagi berfungsi, serta berbagai sarana dan prasarana lainnya membutuhkan perbaikan. Karena itu, Amiruddin mendorong PUD Pasar Medan menggali sumber-sumber pendapatan baru, termasuk mengambil alih pengelolaan potensi usaha yang selama ini dikelola pihak ketiga.

Menurutnya, tambahan pendapatan tersebut dapat dialokasikan untuk membiayai perbaikan fasilitas pasar yang dinilai sudah sangat mendesak, khususnya di Pusat Pasar Medan yang menjadi salah satu pusat perdagangan terbesar di Kota Medan.

Selain persoalan infrastruktur, Amiruddin juga menyoroti tingginya tarif parkir di kawasan Pusat Pasar Medan. Ia menyebut tarif parkir mobil mencapai Rp25.000 pada hari biasa dan meningkat menjadi Rp30.000 hingga Rp35.000 saat hari libur. Kondisi itu, menurutnya, diperparah dengan adanya dugaan pungutan tambahan oleh oknum petugas parkir agar kendaraan dapat memperoleh lokasi parkir tertentu.

“Kondisi seperti ini memberatkan pedagang maupun pengunjung. Terlebih bagi masyarakat dari luar Kota Medan yang ingin berbelanja di Pusat Pasar. Hal ini harus menjadi perhatian PUD Pasar Medan dan Pemerintah Kota Medan,” ujarnya.

Amiruddin berharap Pemerintah Kota Medan, PUD Pasar Medan, dan DPRD Kota Medan dapat duduk bersama merumuskan kebijakan penataan parkir, termasuk mengembalikan tarif parkir yang lebih terjangkau. Menurutnya, kebijakan tersebut dapat menjadi salah satu langkah untuk menarik kembali minat masyarakat berbelanja di pasar tradisional.

Ia menegaskan Pusat Pasar Medan merupakan ikon perdagangan Kota Medan yang harus dijaga keberadaannya melalui pembenahan fasilitas, peningkatan kebersihan, dan kenyamanan. Bahkan, Amiruddin mengusulkan agar pemerintah menyediakan layanan bus gratis dari Terminal Amplas maupun bagi pengunjung dari luar daerah, seperti Aceh dan kabupaten/kota lainnya, menuju Pusat Pasar Medan guna mempermudah akses masyarakat.

Di sisi lain, Amiruddin mengaku prihatin terhadap kondisi para pedagang yang saat ini mengalami penurunan omzet akibat lemahnya daya beli masyarakat. Menurutnya, dalam satu tahun para pedagang hanya memperoleh keuntungan yang cukup pada momentum hari besar keagamaan dan akhir tahun, sedangkan pada bulan-bulan lainnya banyak yang kesulitan menutupi biaya operasional dan membayar kewajiban tempat usaha.

Karena itu, ia meminta Pemerintah Kota Medan bekerja sama dengan perbankan untuk menyediakan skema kredit berbunga rendah atau pinjaman lunak bagi pedagang. Fasilitas pembiayaan tersebut diharapkan dapat membantu pedagang menambah modal usaha, memperluas jenis dagangan, dan menjaga keberlangsungan pasar tradisional di Kota Medan. (V24/Erwan)

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *