Kendalikan Inflasi, Rico Waas Dorong TPID Medan Bergerak Berbasis Data

Ekonomi, Medan2 views

VIRAL24.CO.ID – MEDAN — Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas meminta Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Medan bergerak lebih dini dalam mengantisipasi inflasi maupun deflasi. Ia menegaskan, pengendalian harga tidak boleh dilakukan setelah terjadi lonjakan harga dan keluhan masyarakat, tetapi harus berbasis data dan langkah antisipatif.

Pesan tersebut disampaikan Rico Waas melalui sambutan tertulis yang dibacakan Pj Sekda Medan Erfin Fahrurrazi saat membuka Capacity Building Anggota TPID Kota Medan untuk Meningkatkan Pemahaman dan Tanggung Jawab dalam Pengendalian Inflasi dan Deflasi Kota Medan di Ruang Rapat III Kantor Wali Kota Medan, Kamis (3/9/2026).

Rico mengatakan, perkembangan harga memiliki dampak langsung terhadap kehidupan masyarakat sehingga anggota TPID harus memahami dinamika inflasi dan deflasi, termasuk faktor penyebab serta dampaknya terhadap perekonomian. Menurutnya, data dan informasi terkini harus menjadi dasar dalam menentukan kebijakan pengendalian harga.

“Jangan sampai kita baru bergerak ketika harga sudah naik dan masyarakat sudah mengeluh,” kata Rico.

Karena itu, ia meminta TPID memperkuat empat aspek utama pengendalian inflasi, yakni keterjangkauan harga, ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi, serta komunikasi yang efektif. Potensi kekurangan pasokan, gangguan distribusi, dan perubahan harga harus segera diidentifikasi agar dapat ditangani sebelum berdampak lebih luas kepada masyarakat.

Rico juga meminta data Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Medan digunakan sebagai dasar analisis dalam merumuskan kebijakan dan program daerah. Ia menekankan pengendalian inflasi membutuhkan koordinasi lintas sektor, termasuk dengan Bank Indonesia, BPS, Perum Bulog, pemerintah daerah lain, pelaku usaha, Kadin, akademisi, dan pemangku kepentingan lainnya.

“Jangan kita bekerja sendiri-sendiri karena data harus tersambung, informasi harus cepat, dan ketika ada persoalan di lapangan kita harus tahu siapa yang bisa langsung bergerak,” ujarnya.

Menurut Rico, kegiatan capacity building tidak boleh berhenti pada peningkatan pengetahuan anggota TPID. Ia berharap kegiatan tersebut diterjemahkan menjadi tindakan nyata melalui kemampuan membaca pergerakan harga, mengantisipasi risiko, serta memperkuat koordinasi dalam menjaga stabilitas perekonomian Kota Medan.

“Pada akhirnya, yang kita jaga bukan sekadar angka inflasi, tetapi daya beli, ketenangan, dan kesejahteraan masyarakat sesuai dengan semangat Medan Untuk Semua dan Semua Untuk Medan,” pungkasnya.

Sementara itu, Kabag Perekonomian Setda Medan Reza Hanafi mengatakan kegiatan tersebut digelar untuk meningkatkan pemahaman dan kapasitas anggota TPID mengenai dinamika inflasi dan deflasi, faktor yang memengaruhinya, serta strategi pengendalian yang dapat diterapkan di lapangan.

Ia menambahkan, stabilitas harga merupakan salah satu faktor penting dalam menjaga daya beli masyarakat sekaligus menciptakan iklim perekonomian yang kondusif. Kegiatan tersebut mengusung tema “Penguatan Sinergi dan Kapasitas Anggota TPID Kota Medan dalam Pengendalian Inflasi dan Antisipasi Deflasi untuk Menjaga Stabilitas Harga dan Daya Beli Masyarakat”.

Dalam kegiatan itu, Kepala BPS Kota Medan Hafsyah Aprillia menyampaikan materi “Menjaga Stabilitas, Menguatkan Ekonomi: Analisis Inflasi dan Kondisi Perekonomian Kota Medan”. Sementara Dr. Ade Gunawan, S.E., M.S. membawakan materi “Strategi Penguatan Kapasitas Pemerintah Daerah dalam Pengendalian Inflasi dan Antisipasi Deflasi, Studi Kasus: Pemerintah Kota Medan, Sumatera Utara”, sedangkan Tutut Tiana turut memberikan materi terkait capacity building TPID.

Kegiatan tersebut dihadiri perwakilan Bank Indonesia Sumatera Utara, BPS Kota Medan, akademisi, jajaran pimpinan perangkat daerah, serta unsur dunia usaha. Kehadiran lintas sektor tersebut diharapkan memperkuat koordinasi dalam menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat di Kota Medan. (V24/ART/RT)

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *