VIRAL24.CO.ID – MEDAN – Wakil Ketua DPRD Medan H Ihwan Ritonga SE mengaku prihatin atas aksi tawuran maut antar pelajar SMA hingga seorang meninggal dunia di hari guru 25 Nopember 2022. Ihwan Ritonga minta Dinas Pendidikan (Disdik) Sumut untuk melakukan terobosan pencegahan dan melakukan revolusi mental bagi seluruh pelajar sehingga anti tawuran.
“Sering terjadi tawuran antar pelajar di Medan, Didik Sumut dan Medan harus melakukan terobosan baru menyikapi hal itu agar tidak terulang lagi,” pinta Ihwan Ritonga SE yang juga Ketua DPC Partai Gerindra Kota Medan itu.
Terobosan itu kata Ihwan, kepada seluruh pihak sekolah wajib memberikan mata pelajaran ekstra pembinaan mental. “Tentu, pembinaan itu dengan melibatkan pihak Kepolisian, tokoh agama/masyarakat dan terutama orang tua siswa,” ujar Ihwan.
Dalam situasi demikian, kata Ihwan tidak cukup pembinaan dari guru. Namun, sangat dibutuhkan peran orang tua mengawasi dan pembekalan ilmu agama kepada anaknya.
Seperti diketahui, aksi tawuran sering terjadi di Medan dan parahnya aksi tawuran maut merenggut nyawa seorang pelajar di Jalan Kapten Sumarsono, Desa Helvetia Kecamatan Sunggal, Jumat (25/11) sore. Mirisnya, tawuran terjadi saat Hari Guru Nasional 2022. Korban tewas akibat terkena bacokan senjata tajam. Dalam kondisi berlumuran darah, pelajar tersebut meminta pertolongan ke SPBU yang berada di sana.
Ia menyampaikan, sebelum ditemukan terkapar tak bernyawa korban sudah dikejar-kejar sekelompok remaja. Dalam kondisi terluka berlumuran darah, korban memaksakan diri masuk ke dalam ruangan kantor SPBU. Di dalam ruangan itulah, korban jatuh dan akhirnya meninggal dunia. (VIN)







