VIRAL24.CO.ID – NIAS SELATAN – Polres Nias Selatan mengajak para pelajar SMA Swasta Bintang Laut untuk berani menolak perundungan (bullying), meningkatkan kedisiplinan, serta memahami kesadaran hukum sejak dini melalui program Polisi Peduli Pendidikan (POLIDIK), Senin (2/11/2026).
Kegiatan yang diawali dengan upacara pengibaran bendera Merah Putih tersebut dipimpin Wakapolres Nias Selatan, Kompol Mahyu Danil Noor, S.Si., didampingi Kasi Propam Polres Nias Selatan, Iptu Bernad Napitupulu. Kegiatan ini diikuti para guru, siswa, dan personel Polres Nias Selatan.
Dalam amanatnya, Mahyu menegaskan bahwa sekolah tidak hanya menjadi tempat menimba ilmu, tetapi juga lingkungan untuk membentuk karakter, kedisiplinan, tanggung jawab, dan sikap saling menghormati.
Ia mengingatkan para pelajar agar tidak menganggap ejekan, hinaan, pengucilan, ancaman, maupun tindakan mempermalukan teman melalui media sosial sebagai candaan biasa. Menurutnya, perundungan dapat berdampak buruk terhadap kondisi psikologis korban, menurunkan kepercayaan diri, mengganggu semangat belajar, hingga memengaruhi masa depan pelajar.
“Jangan pernah merasa hebat karena mampu menakut-nakuti teman. Jangan merasa kuat karena mampu mempermalukan orang lain. Kekuatan yang sebenarnya adalah kemampuan mengendalikan diri, menghargai sesama, serta berani melakukan hal yang benar,” tegasnya.
Mahyu juga mengimbau para siswa agar tidak menjadi pelaku perundungan, tidak ikut menertawakan korban, serta tidak menyebarluaskan foto atau video yang dapat mempermalukan orang lain.
Sebaliknya, para pelajar didorong untuk membantu korban dengan cara yang aman dan melaporkan tindakan perundungan kepada guru, wali kelas, guru Bimbingan Konseling (BK), orang tua, atau pihak berwenang.
Ia turut mengingatkan bahwa tindakan perundungan yang melibatkan kekerasan, ancaman, atau perbuatan lain yang memenuhi unsur tindak pidana dapat menimbulkan konsekuensi hukum.
“Pencegahan perundungan bukan hanya tanggung jawab sekolah atau kepolisian, melainkan tanggung jawab kita bersama. Mari ciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, damai, dan bebas dari perundungan. Jadilah teman yang menguatkan, bukan teman yang menjatuhkan,” pesannya.
Program POLIDIK merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap dunia pendidikan sekaligus langkah preventif untuk mencegah kenakalan remaja dan perilaku yang dapat mengganggu keamanan serta perkembangan generasi muda.
Melalui program tersebut, Polres Nias Selatan berupaya memperkuat sinergi dengan pihak sekolah dalam menanamkan nilai-nilai kedisiplinan, kesadaran hukum, dan kepedulian sosial di kalangan pelajar.
Kehadiran kepolisian di lingkungan sekolah juga diharapkan dapat mempererat hubungan antara Polri dan generasi muda sehingga para pelajar tidak ragu meminta bantuan atau melaporkan permasalahan yang mereka hadapi.
Melalui kegiatan ini, Polres Nias Selatan berharap para pelajar tumbuh menjadi generasi yang berprestasi, berkarakter, disiplin, taat hukum, serta mampu membangun lingkungan pergaulan yang sehat dan saling menghargai. (Kornelius Fau)






