VIRAL24.CO.ID – KARO – Wakapolres Karo Kompol Joni Sitompul, S.H., mengedukasi para pelajar SMK Swasta Pijer Podi Berastagi tentang bahaya penyalahgunaan narkoba dan kenakalan remaja melalui program Polisi Pendidik (Polindik), Senin (2/11/2026).
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program Quick Wins dalam 100 Hari Kinerja Kapolri yang bertujuan memperkuat kehadiran Polri di lingkungan pendidikan melalui edukasi, pembinaan karakter, dan peningkatan kesadaran hukum bagi generasi muda.
Dalam kegiatan itu, Joni didampingi Kabag SDM Polres Karo Kompol Alfian Arbi, S.H., personel Polres Karo, serta personel Polsek Berastagi.
Dalam arahannya, Joni menegaskan bahwa generasi muda merupakan calon pemimpin masa depan bangsa yang perlu mempersiapkan diri dengan moral, karakter, dan kepribadian yang baik.
Ia mengingatkan bahwa penyalahgunaan narkoba tidak hanya merusak kesehatan, tetapi juga dapat menghancurkan masa depan, merusak moral, dan menghambat kesempatan pelajar dalam meraih cita-cita.
“Adik-adik sekalian merupakan generasi penerus dan calon pemimpin masa depan. Jangan sampai masa depan kalian rusak karena narkoba maupun kenakalan remaja lainnya. Fokuslah belajar, raih cita-cita, dan pilih lingkungan pergaulan yang membawa pengaruh positif,” ujar Joni.
Ia juga mengajak para pelajar untuk berani menolak narkoba, tidak mudah terpengaruh ajakan teman yang mengarah pada perbuatan negatif, serta segera melaporkan kepada pihak sekolah, keluarga, atau kepolisian apabila mengetahui adanya penyalahgunaan narkoba di lingkungan sekitar.
Melalui program Polindik, Polres Karo berharap para pelajar SMK Swasta Pijer Podi Berastagi semakin memahami dampak buruk narkoba dan memiliki ketahanan diri dalam menghadapi pengaruh negatif lingkungan.
Program tersebut juga diharapkan dapat mendorong lahirnya generasi muda yang sehat, berprestasi, berkarakter, serta mampu merencanakan masa depan dengan baik.
Polres Karo berkomitmen untuk terus meningkatkan edukasi dan pembinaan di kalangan pelajar sebagai langkah preventif dalam mencegah penyalahgunaan narkoba, sekaligus menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di Kabupaten Karo. (V24/Mwd)






