VIRAL24.CO.ID – MEDAN – Politisi PKS, Zulham Efendi, S.Pd., M.I., menyoroti antrean panjang kendaraan di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) untuk mendapatkan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi dalam beberapa hari terakhir.
Menurut Zulham, kondisi tersebut diduga dipengaruhi kenaikan harga BBM non-subsidi yang mendorong meningkatnya permintaan terhadap BBM bersubsidi, khususnya Solar.
“Sekarang ini saya melihat mulai banyak antrean untuk pengisian BBM bersubsidi, terutama Solar. Rata-rata stok Solar di SPBU sering habis, dan kalaupun tersedia, masyarakat harus mengantre cukup lama untuk mendapatkannya,” ujar Zulham, Kamis (11/6/2026).
Ia menilai kondisi tersebut perlu segera diantisipasi agar tidak berkembang menjadi persoalan yang lebih besar dan berdampak terhadap aktivitas ekonomi masyarakat.
Menurutnya, BBM bersubsidi memiliki peran penting dalam mendukung sektor transportasi dan berbagai kegiatan usaha yang menjadi penopang perekonomian masyarakat. Karena itu, ketersediaan pasokan harus tetap terjaga.
“Pemerintah harus mengantisipasi hal ini dengan serius. Jangan sampai persoalan kelangkaan atau antrean panjang BBM bersubsidi berdampak negatif terhadap aktivitas ekonomi masyarakat,” tegasnya.
Selain itu, Zulham juga meminta pemerintah dan pihak terkait memperketat pengawasan terhadap distribusi BBM bersubsidi agar penyalurannya tepat sasaran dan tidak disalahgunakan oleh pihak yang tidak berhak.
Menurutnya, pengawasan yang efektif akan membantu menjaga ketersediaan stok sekaligus meminimalkan potensi penyalahgunaan yang selama ini kerap menjadi keluhan masyarakat.
“Kita mendorong agar penggunaan BBM bersubsidi, khususnya Solar, dikontrol secara ketat. Pastikan subsidi dinikmati oleh masyarakat dan sektor yang memang berhak menerimanya, sehingga stok tetap tersedia dan kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi,” ujarnya.
Zulham berharap pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta instansi terkait segera mengambil langkah konkret untuk memastikan distribusi BBM bersubsidi berjalan lancar dan pelayanan di SPBU kembali normal.
Menurutnya, kepastian pasokan BBM bersubsidi sangat penting untuk menjaga kelancaran aktivitas masyarakat serta mendukung stabilitas perekonomian daerah. (Vin)







