VIRAL24.CO.ID – MEDAN – Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Medan bersama tim gabungan menggerebek lokasi yang diduga menjadi sarang narkoba di Jermal 12, Desa Manunggal, Kecamatan Percut Sei Tuan, Senin (19/10/2026) malam.
Dalam operasi tersebut, petugas mengamankan tiga orang serta menyita dua paket sabu dan 14 paket ganja kering. Penggerebekan dilakukan setelah tim gabungan memantau aktivitas di lokasi dan kembali menemukan tempat yang diduga digunakan untuk penyalahgunaan narkotika. Berdasarkan informasi yang diperoleh, lokasi tersebut disebut baru beroperasi sekitar sepekan.
Operasi dipimpin Kasatresnarkoba Polrestabes Medan, AKBP Rafli Yusuf Nugraha, S.H., S.I.K., M.I.P. Dari lokasi, petugas mengamankan tiga pria berinisial HN (35) dan MA (19), warga Kecamatan Medan Denai, serta IG (47), warga Kecamatan Medan Sunggal.
“Kami mengamankan tiga orang yang diduga sebagai pengguna narkoba. Kami juga menemukan barang bukti berupa alat isap narkoba, dua paket sabu, dan 14 paket ganja kering di lokasi,” ungkap Rafli kepada wartawan, Selasa (20/10/2026).
Selain mengamankan para terduga dan barang bukti, tim gabungan menghancurkan dua barak yang diduga digunakan sebagai tempat penyalahgunaan narkoba. Menurut keterangan yang diterima petugas dari warga setempat, kedua barak tersebut baru berdiri sekitar sepekan.
Petugas kemudian membakar barak-barak tersebut agar tidak kembali digunakan untuk aktivitas serupa.
Rafli menegaskan, kawasan Jermal 12 menjadi salah satu lokasi yang mendapat perhatian khusus dalam upaya pemberantasan peredaran narkotika. Pihaknya menyatakan akan kembali melakukan penindakan apabila aktivitas serupa ditemukan di kawasan tersebut.
“Barak narkoba kami hancurkan dan kami bakar. Ini komitmen kami bersama. Lokasi ini merupakan lokasi pantauan utama tim gabungan. Jika praktik serupa kembali ditemukan, penggerebekan akan kami lakukan,” tambahnya.
Dalam perkembangan kasus tersebut, tim gabungan juga memburu pihak yang diduga berperan sebagai pengendali di balik keberadaan lokasi tersebut. Rafli menyebut petugas telah mengantongi identitas orang yang dimaksud.
Ia menegaskan, upaya pemberantasan narkotika akan terus dilakukan meskipun modus dan lokasi aktivitasnya berubah.
“Pulihkan pengguna, putus mata rantai bandar narkoba, polisi bersama masyarakat,” pungkasnya. (V24/Mwd)









