VIRAL24.CO.ID – SIMALUNGUN – Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUPR) Kabupaten Simalungun, Hotbinson Damanik, bersama Wakil Ketua DPRD Jefra H. Manurung meninjau pekerjaan pengaspalan Jalan Simpang Hatonduhan–Tangga Batu, Kecamatan Hatonduhan, Jumat (6/11/2026).
Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan pekerjaan jalan sepanjang sekitar 1,8 kilometer dengan lebar 4 meter itu berjalan sesuai spesifikasi teknis dan standar kualitas yang telah ditetapkan. Proyek tersebut didukung anggaran hampir Rp7 miliar.
Didampingi sejumlah petugas teknis, Hotbinson dan Jefra memeriksa tahapan pekerjaan, termasuk mutu hasil pengaspalan, kesesuaian spesifikasi, serta ketahanan infrastruktur sesuai perencanaan.
Hotbinson mengatakan, kualitas pembangunan jalan tidak hanya dinilai dari tampilan hasil pengaspalan, tetapi juga dari daya tahan dan manfaatnya bagi masyarakat dalam jangka panjang.
“Kualitas jalan tidak hanya dilihat dari hasil pengaspalan yang tampak baik, tetapi juga dari kemampuan jalan tersebut memberikan manfaat dalam jangka panjang. Karena itu, pengawasan teknis menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari setiap tahap pembangunan,” ujar Hotbinson.
Menurutnya, pembangunan infrastruktur jalan merupakan investasi jangka panjang untuk memperkuat konektivitas antarwilayah dan mendukung aktivitas masyarakat.
Jalan yang memadai, lanjut Hotbinson, berperan penting dalam memperlancar mobilitas warga, distribusi hasil pertanian dan barang, serta akses menuju fasilitas pelayanan kesehatan dan pendidikan. Kondisi tersebut juga diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di kawasan sekitar.
Pemerintah Kabupaten Simalungun di bawah kepemimpinan Bupati Dr. H. Anton Achmad Saragih dan Wakil Bupati Benny Gusman Sinaga menjadikan pembangunan infrastruktur jalan sebagai salah satu prioritas daerah.
Hotbinson menegaskan, keberhasilan pembangunan tidak semata-mata diukur dari besarnya anggaran maupun panjang jalan yang dikerjakan, tetapi juga dari kualitas hasil pekerjaan, ketahanan infrastruktur, dan manfaat yang dirasakan langsung oleh masyarakat.
“Keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari besarnya anggaran atau panjang jalan yang diperbaiki, tetapi juga dari kualitas hasil pekerjaan, daya tahan infrastruktur, dan manfaat nyata yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” pungkasnya. (V24/RT)






