Pengurus MUI Simalungun Dikukuhkan, Bupati: Pentingnya Peran Ulama

Simalungun12 views

VIRAL24.CO.ID – SIMALUNGUN — Pengurus Dewan Pimpinan Majelis Ulama Indonesia (DP MUI) Kabupaten Simalungun masa bhakti 2026–2031 resmi dikukuhkan oleh Ketua DP MUI Provinsi Sumatera Utara, Dr. H. Maratua Simanjuntak, MA, di Gedung MUI Simalungun, Jalan Asahan, Kecamatan Siantar, Sabtu (31/10/2026).

Dalam pengukuhan tersebut, H. Ikhwanuddin Nasution dipercaya sebagai Ketua Umum DP MUI Kabupaten Simalungun. Kepengurusan baru ini diharapkan memperkuat sinergi ulama dan umaro, menjaga kerukunan umat beragama, serta meningkatkan peran MUI dalam pembinaan kehidupan keagamaan dan kemasyarakatan.

Bupati Simalungun, Dr. H. Anton Achmad Saragih, dalam sambutannya menegaskan bahwa ulama memiliki peran strategis dalam menjaga moral dan akhlak masyarakat. Karena itu, diperlukan sinergi yang kuat antara MUI dan Pemerintah Kabupaten Simalungun untuk mendukung pembangunan daerah.

Dengan jumlah penduduk Kabupaten Simalungun yang hampir mencapai satu juta jiwa, Bupati menilai peran ulama sangat penting dalam menjaga persatuan dan keharmonisan masyarakat.

“Mari kita tidak mempermasalahkan perbedaan, melainkan bersatu untuk membangun Simalungun. MUI harus menjadi mitra strategis pemerintah dalam menjaga kerukunan dan kemajuan daerah,” tegasnya.

Ketua DP MUI Sumatera Utara, Dr. H. Maratua Simanjuntak, MA, menyampaikan bahwa kepengurusan MUI merupakan amanah besar bagi para ulama untuk mengabdikan ilmu, tenaga, dan pikiran demi kemajuan umat.

Ia mengingatkan pengurus agar menjaga fungsi masjid sebagai lambang keislaman, memelihara kerukunan antarumat beragama, serta membangun koordinasi dengan seluruh unsur terkait agar persoalan keagamaan dapat ditangani secara terarah.

“MUI bukan semata-mata bergantung pada pemerintah, melainkan harus hadir menjadi payung bagi umat. Mari kita salurkan ilmu dan pikiran untuk kemajuan umat Islam di Simalungun,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Umum DP MUI Simalungun, H. Ikhwanuddin Nasution, menyebut pengukuhan tersebut sebagai amanah sekaligus kesempatan untuk mengabdikan diri bagi umat. Ia mengajak seluruh pengurus agar tidak berorientasi pada jabatan, tetapi mengutamakan pengabdian dan mencari ridha Allah SWT.

Mengusung tema “Sinergi Ulama dan Umaro dalam Mewujudkan Simalungun yang Maju, Harmonis dan Berakhlak”, Ikhwanuddin berharap MUI dapat hadir di tengah masyarakat untuk memberikan ketenangan, memperkuat kerukunan, dan membangun kemitraan dengan pemerintah daerah.

“Tema kita adalah Sinergi Ulama dan Umaroh dalam Mewujudkan Simalungun yang Maju, Harmonis dan Berakhlak. MUI harus hadir di tengah masyarakat untuk memberikan ketenangan, membangun kerukunan, serta bersinergi dengan pemerintah daerah,” ungkapnya.

Kepengurusan DP MUI Simalungun dikukuhkan berdasarkan Surat Keputusan DP MUI Provinsi Sumatera Utara Nomor Kep-073/DP-P II/IX/2026. Ikhwanuddin didampingi tiga Wakil Ketua Umum, yakni H. Chairul Anwar, H. Tugio, dan Buya Erawadi.

Posisi Sekretaris Umum dipercayakan kepada H. Riswansyah Hasibuan, didampingi sebelas sekretaris bidang. Sementara itu, H. Nursamsi Adnan dipercaya sebagai Bendahara Umum, didampingi H. Girun dan H. Ibnu Habibi Lubis.

Struktur kepengurusan juga dilengkapi sejumlah komisi yang ditetapkan melalui SK DP MUI Simalungun Nomor Kep-003/MUI-Sim/IX/2026. Komisi tersebut meliputi Komisi Fatwa, Dakwah, Ukhuwah Islamiyah, Pendidikan dan Pesantren, Pengkajian dan Penelitian, Pemberdayaan Ekonomi, Hukum dan Hak Asasi Manusia, Perempuan, Remaja dan Keluarga, Informasi, Komunikasi dan Digitalisasi, Kerukunan Antarumat Beragama, serta Sosial dan Penanggulangan Bencana.

Ketua Dewan Pertimbangan MUI Simalungun, H. Ki Darjad Purba, turut mengajak seluruh jajaran pengurus untuk menjaga persatuan dan memperkuat sinergi dalam memajukan organisasi serta Kabupaten Simalungun.

Rangkaian acara diawali dengan dialog keumatan yang disampaikan Ustadz H. Latif Khan, pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Mhd. Asri Nasution, menyanyikan lagu Indonesia Raya, serta doa yang dipimpin Kiyai Sri Moelyono Hermawan.

Ketua Panitia, Yardi, S.Ag., menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut, termasuk Bupati Simalungun yang memberikan masukan, saran, dan dukungan.

Acara ditutup dengan penyerahan berita acara serah terima kendaraan roda empat dari Pemerintah Kabupaten Simalungun kepada DP MUI Kabupaten Simalungun untuk menunjang mobilitas dan kegiatan organisasi.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua DPRD Simalungun Sugiarto, Sekretaris Daerah Mixnon Andreas Simamora, unsur Forkopimda, pimpinan perangkat daerah, para camat, ulama, pengurus organisasi kemasyarakatan Islam, serta undangan lainnya.

Melalui kepengurusan masa bhakti 2026–2031, MUI Simalungun diharapkan semakin memperkuat peran dalam bidang fatwa, dakwah, pembinaan umat, ukhuwah Islamiyah, dan pemeliharaan kerukunan antarumat beragama. (V24/RT)

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *