VIRAL24.CO.ID – ASAHAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Asahan memperkuat kerja sama lintas sektoral untuk memperluas kesempatan kerja, menekan angka pengangguran, dan meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat.
Upaya tersebut diwujudkan melalui penandatanganan kesepakatan bersama antara Polres Asahan, Pemkab Asahan, Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Medan, Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Sumatera Utara, serta Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Asahan. Kegiatan berlangsung di BBPVP Medan, Senin (2/11/2026).
Wakil Bupati Asahan, Rianto, S.H., M.A.P., yang hadir dalam kegiatan tersebut, mengatakan kolaborasi lintas sektoral menjadi langkah konkret untuk menghadirkan solusi terpadu dalam meningkatkan kesejahteraan dan kemandirian ekonomi masyarakat.
Menurut Rianto, penanganan pengangguran tidak cukup hanya dengan menyediakan lapangan pekerjaan. Upaya tersebut juga harus didukung peningkatan keterampilan tenaga kerja, perluasan akses penempatan kerja, serta pemberdayaan masyarakat melalui pengembangan usaha produktif.
Ia berharap kerja sama tersebut dapat membuka lebih banyak kesempatan bagi masyarakat untuk meningkatkan kompetensi, memperoleh pekerjaan yang layak, dan mengembangkan usaha mandiri guna memperkuat perekonomian keluarga.
Wakapolres Asahan, Kompol Slamet Riyadi, S.H., S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa Polres Asahan turut berperan membantu masyarakat memperoleh kesempatan kerja melalui program Polisi Peduli Pengangguran (Poliran).
Program tersebut disinergikan dengan pelatihan vokasi bersertifikat melalui kerja sama dengan Pemkab Asahan dan BBPVP Medan. Dengan demikian, masyarakat diharapkan memiliki keterampilan sesuai kebutuhan dunia kerja sehingga peluang memperoleh pekerjaan semakin terbuka.
Sementara itu, Kepala BBPVP Medan, Amran, S.T., menjelaskan bahwa kerja sama lintas sektoral tersebut diarahkan untuk meningkatkan kompetensi sumber daya manusia agar sesuai dengan kebutuhan Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI).
Menurutnya, pelatihan vokasi menjadi instrumen penting untuk membekali masyarakat dengan keterampilan praktis dan kompetensi yang dibutuhkan dunia kerja. Peningkatan kemampuan tersebut diharapkan dapat memperkuat daya saing peserta sekaligus memperbesar peluang mereka terserap di dunia usaha dan industri.
Kepala BP3MI Sumatera Utara, Kombes Pol. Budi Novijanto, S.H., menyatakan pihaknya siap mendukung perluasan akses penempatan Pekerja Migran Indonesia (PMI), termasuk melalui program SMK Global.
Selain membuka peluang kerja di luar negeri, BP3MI juga mendorong penguatan upaya pencegahan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO). Hal ini diperlukan agar masyarakat mendapatkan informasi dan perlindungan dalam setiap tahapan proses penempatan kerja.
Melalui kolaborasi tersebut, masyarakat diharapkan memiliki akses terhadap peluang kerja di dalam maupun luar negeri dengan tetap memperhatikan aspek keamanan, perlindungan, dan kepatuhan terhadap ketentuan yang berlaku.
Dari sisi pemberdayaan ekonomi, Ketua BAZNAS Kabupaten Asahan, Ansori Margolang, menyampaikan dukungan terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui pemanfaatan dana zakat, infak, dan sedekah.
Dukungan tersebut diarahkan untuk membantu masyarakat mengembangkan usaha produktif sehingga mampu menciptakan sumber penghasilan secara mandiri dan tidak hanya bergantung pada ketersediaan lapangan pekerjaan.
Melalui kerja sama ini, Polres Asahan, Pemkab Asahan, BBPVP Medan, BP3MI Sumatera Utara, dan BAZNAS Kabupaten Asahan diharapkan dapat membangun ekosistem ketenagakerjaan yang saling terhubung, mulai dari peningkatan kompetensi, penempatan tenaga kerja, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Plt. Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Asahan beserta jajaran dan undangan lainnya. Acara ditutup dengan foto bersama seluruh pihak yang hadir. (RE)










