Pasca Kebakaran Pabrik Swallow, DPRD Medan Khawatir Warga Terpapar ISPA

Politik111 views

VIRAL24.CO.ID – MEDAN – Pasca kebakaran hebat yang meluluhlantakkan pabrik sandal Swallow di Jalan KL Yos Sudarso, Kelurahan Tanjung Mulia, Kecamatan Medan Deli, Anggota Komisi II DPRD Kota Medan, Binsar Simarmata, mendesak Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Medan segera turun ke lokasi untuk membantu masyarakat terdampak.

Meski api utama telah berhasil dipadamkan, kepulan asap hitam sisa pembakaran material karet dan bahan kimia masih menyelimuti permukiman warga di sekitar lokasi kebakaran. Kondisi tersebut mulai menimbulkan keluhan kesehatan di kalangan warga, seperti gangguan pernapasan dan mata perih.

“Dinas Kesehatan Kota Medan kami minta segera turun membuka posko layanan kesehatan masyarakat. Saat ini warga mulai mengeluh dan khawatir terkena ISPA (Infeksi Saluran Pernapasan Akut) akibat menghirup asap pekat dari kebakaran tersebut,” kata Binsar Simarmata kepada wartawan, Kamis (29/1/2026).

Menurut Binsar, kebakaran yang berlangsung hampir 30 jam sejak Selasa (27/1/2026) malam itu berpotensi besar menimbulkan gangguan kesehatan. Pasalnya, material yang terbakar didominasi karet dan bahan kimia yang berbahaya jika terhirup dalam jangka waktu lama.

Politisi Partai Perindo itu juga meminta Dinas Sosial Kota Medan, serta aparat kecamatan dan kelurahan setempat, turut hadir membantu warga terdampak. Salah satu langkah yang dinilai mendesak adalah pembagian masker kepada masyarakat.

Diketahui, kebakaran hebat yang melanda pabrik sandal Swallow tersebut menghanguskan sekitar 90 persen bangunan pabrik. Peristiwa ini menyita perhatian publik karena Swallow merupakan salah satu merek sandal jepit legendaris yang telah melekat dalam kehidupan masyarakat Indonesia selama puluhan tahun.

Produk Swallow dikenal luas sebagai sandal karet berwarna putih dengan tali beragam warna yang mudah ditemukan di warung, pasar tradisional, hingga pusat perbelanjaan modern, serta digunakan lintas generasi. (Vin)

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *