VIRAL24.CO.ID – MEDAN – Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM) Sumatera Utara (Sumut) tahun 2025 menempati peringkat ke-10 nasional, sementara Tingkat Kegemaran Membaca (TKM) berada di posisi ke-9.
Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Sumut, Desni Maharani Saragih, dalam temu pers di Lobby Dekranasda Sumut, Kantor Gubernur Sumut, Medan, Kamis (23/4/2026).
“Capaian ini menunjukkan pembangunan literasi dan tingkat kegemaran membaca di Sumut semakin kompetitif dibandingkan provinsi lain,” ujarnya.
Untuk meningkatkan capaian tersebut, Pemerintah Provinsi Sumut terus menjalankan berbagai program strategis, antara lain mendukung Program Unggulan Bersekolah Gratis (PUBG) serta penambahan layanan bahan bacaan digital melalui program Baca Disumut, termasuk di wilayah Kepulauan Nias.
Selain itu, pembinaan perpustakaan sekolah juga dilakukan melalui peningkatan kualitas perpustakaan SMA/SMK, khususnya di daerah kepulauan.
Program lainnya meliputi operasional perpustakaan keliling, layanan terpadu perpustakaan sekolah hingga ke daerah terpencil, pengembangan pojok baca, serta penyediaan bahan bacaan digital.
Dinas Perpustakaan dan Arsip Sumut juga menggelar berbagai kegiatan literasi, seperti read aloud untuk anak usia dini, pelatihan storytelling, membaca kritis, workshop literasi media, gerakan satu minggu satu buku, hingga lomba bertutur.
Desni menegaskan, pembangunan literasi tidak dapat dilakukan secara parsial, melainkan membutuhkan kolaborasi berbagai pihak.
“Literasi dan kegemaran membaca merupakan investasi jangka panjang. Kami mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama membangun budaya literasi di masyarakat,” katanya. (V24/RT)







