VIRAL24.CO.ID – MEDAN – Anggota DPRD Medan yang tergabung dalam Panitia Khusus (Pansus) Aset Daerah, Saipul Bahri, meminta Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Medan segera melakukan proses lelang terhadap aset yang sudah tidak produktif dan tidak dapat difungsikan lagi.
Permintaan tersebut disampaikan Saipul Bahri menyikapi banyaknya aset milik sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Medan yang dinilai sudah tidak layak pakai dan justru menjadi beban daerah.
“Aset yang sudah tidak dapat dimanfaatkan agar segera dilelang karena hanya menjadi beban bagi Pemko Medan,” ujar Saipul kepada wartawan, Jumat (5/6/2026).
Politikus Partai NasDem itu menilai BPKAD perlu mempercepat koordinasi dan kolaborasi dengan OPD terkait untuk melakukan pendataan dan inventarisasi aset secara menyeluruh.
Menurutnya, proses tersebut penting untuk menentukan aset mana yang masih dapat dimanfaatkan, dihapus, maupun dilelang sesuai ketentuan yang berlaku.
“Dari hasil temuan Pansus Aset, di sejumlah OPD seperti Dinas SDABMBK, Dinas Pemadam Kebakaran, Dinas Lingkungan Hidup, Bagian Umum, dan beberapa OPD lainnya, terdapat banyak aset yang kondisinya sudah menjadi barang rongsokan sehingga layak untuk dilelang,” katanya.
Saipul juga meminta BPKAD segera mengambil langkah konkret dengan berkoordinasi bersama Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) untuk memastikan seluruh proses berjalan sesuai regulasi.
“Segera berkonsultasi dengan KPKNL terkait regulasi yang akan ditempuh, termasuk menentukan aset yang dapat dilelang maupun dihapus dari daftar inventaris daerah,” tegasnya.
Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BPKAD Kota Medan, Sulu Aulia Harahap, mengatakan pihaknya saat ini tengah melakukan inventarisasi aset pada sejumlah OPD di lingkungan Pemko Medan.
Menurut Sulu, pendataan tersebut dilakukan seiring dengan koordinasi yang terus berjalan bersama Pansus Aset DPRD Medan.
“Hasil temuan dan masukan dari Pansus Aset segera kami tindak lanjuti. Saat ini proses pendataan dan inventarisasi aset yang akan diajukan ke KPKNL masih berjalan,” ujar Sulu. (Vin)






