VIRAL24.CO.ID – MEDAN – Derasnya aliran Sungai Denai yang melanda kawasan Medan beberapa waktu lalu tidak hanya merendam permukiman warga, tetapi juga merusak sejumlah infrastruktur. Salah satu titik yang terdampak parah adalah Jalan Inspeksi atau Jalan Air Bersih Ujung, Lingkungan IV, Kelurahan Binjai, Kecamatan Medan Denai. Zona penyangga sungai di kawasan tersebut amblas hingga membuat badan jalan nyaris putus.
Sejumlah rumah warga yang berdiri di tepi sungai kini ikut terancam ambruk akibat longsoran sempadan sungai. Menurut warga setempat, Ontong Gultom, derasnya arus Sungai Denai menyebabkan lahan penyangga yang ditumbuhi pohon mahoni runtuh terseret arus. “Sepanjang jalan inspeksi ini terancam putus, kami juga khawatir rumah-rumah di pinggir sungai akan ikut amblas,” ujarnya.
Ontong menjelaskan, Jalan Inspeksi memiliki fungsi vital karena menjadi akses masyarakat menuju SMA Negeri 14 Medan dan tempat ibadah Bale Parsantian Parmalim Medan. Selain itu, jalan tersebut juga sering digunakan sebagai jalur alternatif untuk mengurai kemacetan di Jalan Seksama menuju Simpang Harapan Pasti dan Jembatan Seksama.
Dengan kondisi yang semakin memburuk, Ontong berharap Pemerintah Kota (Pemko) Medan segera melakukan penanganan darurat. Ia mengusulkan pembangunan bronjong atau penguatan tebing di sepanjang pinggiran Sungai Denai untuk mencegah kerusakan lebih parah dan melindungi rumah warga.
Menanggapi hal tersebut, anggota Komisi IV DPRD Kota Medan, El Barino Shah, mendorong Pemko Medan segera berkoordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Sumatera II. Menurutnya, perbaikan pinggir sungai tidak dapat ditunda karena berdampak langsung pada keselamatan warga serta kelancaran aktivitas masyarakat, Jelasnya kepada wartawan, Rabu (3/12/2025).
El Barino juga meminta Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDABMBK) Kota Medan melakukan perbaikan sementara untuk menahan longsoran tebing agar kerusakan tidak meluas. “Kita harapkan perbaikan darurat segera dilakukan untuk mengantisipasi kerusakan yang lebih parah,” ujarnya. (Vin)






