VIRAL24.CO.ID – MEDAN — Pimpinan DPRD Kota Medan dari Fraksi Partai Golkar, Hadi Suhendra SH, meminta Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengantisipasi potensi dampak erupsi Gunung Sinabung di Kabupaten Karo terhadap masyarakat Kota Medan.
Permintaan itu disampaikan menyusul erupsi Gunung Sinabung pada Senin (31/8/2026) sekitar pukul 10.17 WIB. Kolom abu erupsi terpantau mencapai 3.500 meter di atas puncak gunung atau sekitar 5.960 meter di atas permukaan laut (mdpl).
Hadi Suhendra mengatakan, jarak Gunung Sinabung dengan Kota Medan yang mencapai sekitar 90 kilometer tidak menjadi alasan bagi Pemko untuk mengabaikan potensi dampak erupsi. Menurutnya, abu vulkanik dapat terbawa angin dan berpotensi memengaruhi kualitas udara di wilayah Medan.
“Hari ini kita lihat dari informasi yang tersebar secara luas, Gunung Sinabung mengalami erupsi, bahkan kolom abunya mencapai 3.500 meter atau 3,5 kilometer. Hal ini harus diantisipasi oleh Pemko Medan,” ujar Hadi Suhendra kepada wartawan, Senin (31/8/2026).
Wakil Ketua DPRD Medan dari daerah pemilihan Medan Utara itu secara khusus mengkhawatirkan dampak abu vulkanik terhadap kesehatan anak-anak. Paparan abu vulkanik, kata dia, berpotensi menimbulkan gangguan pernapasan, termasuk infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), terutama bagi kelompok rentan.
Atas pertimbangan tersebut, Hadi meminta Pemko Medan melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan mempertimbangkan penghentian sementara kegiatan belajar mengajar di tingkat TK/PAUD, SD, dan SMP apabila kondisi abu vulkanik berdampak terhadap Kota Medan.
Sebelumnya, Gunung Sinabung di Kabupaten Karo mengalami erupsi pada pukul 10.17 WIB. Kepala Pos Pengamatan Gunung Api (PPGA) Sinabung, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Armen Putra, menyebutkan kolom erupsi menjulang hingga 3.500 meter di atas puncak gunung atau sekitar 5.960 mdpl. (Vin)






