VIRAL24.CO.ID – MEDAN – Panitia Khusus (Pansus) DPRD Kota Medan untuk Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran melakukan kunjungan kerja ke Kantor Keuangan Negara Medan/Kantor Pengelolaan Teknologi Informasi dan Komunikasi Barang Milik Negara (KPTIK BMN) di Jalan Pangeran Diponegoro, Madras Hulu, Medan Polonia, Rabu (13/8/2025).
Kunjungan dipimpin Ketua Pansus Edwin Sugesti Nasution, didampingi Wakil Ketua Lailatul Badri, diikuti anggota Pansus serta perwakilan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Medan. Tim disambut Rahman, perwakilan pengelola gedung.
Rahman menjelaskan, Gedung Keuangan Negara merupakan bangunan cagar budaya yang dibangun pada era 1960-an oleh arsitek Friedrich Silaban—perancang Tugu Monas—bersamaan dengan pembangunan Gedung Universitas HKBP Nommensen. Meski berusia tua, sistem proteksi kebakaran telah terpasang di seluruh area sejak 2018. “Kami juga memiliki tim teknisi kebakaran yang bersiaga 24 jam,” ujarnya.
Usai pertemuan, tim Pansus meninjau langsung fasilitas proteksi kebakaran, mulai dari bak penampungan air di belakang gedung hingga hydrant di pintu masuk. Bak penampungan berkapasitas besar itu memiliki kedalaman sekitar lima meter dan terhubung ke setiap gedung melalui sistem kontrol air. “Mobil dengan beban berat tidak diperbolehkan melintas di area ini,” kata Rahman, seraya menambahkan bahwa hydrant rutin dikontrol.
Edwin Sugesti Nasution mengatakan kunjungan ini bertujuan mendapatkan masukan terkait sistem perlindungan kebakaran sebelum pembahasan Ranperda. “Kami ingin mengetahui secara langsung fasilitas proteksi yang dimiliki gedung,” ujarnya.
Sementara itu, Lailatul Badri menilai sistem proteksi Gedung Keuangan Negara sudah memenuhi Standar Nasional Perlindungan Kebakaran. “Selain memiliki bak penampungan air, juga terdapat ruang kontrol penyaluran air ke setiap bangunan. Ini akan menjadi acuan kami dalam pembahasan Ranperda,” pungkasnya. (Vin)






