VIRAL24.CO.ID – MEDAN – Memperingati Hari Nelayan Nasional, Anggota DPRD Kota Medan, Zulham Efendi, menyoroti berbagai persoalan yang masih dihadapi nelayan, khususnya di kawasan Belawan.
Politisi Partai Keadilan Sejahtera tersebut menyebut kesejahteraan nelayan hingga kini masih menjadi tantangan utama. Sejumlah persoalan yang dihadapi antara lain tingginya biaya melaut, kelangkaan bahan bakar solar, penurunan hasil tangkapan akibat pencemaran lingkungan, serta keterbatasan alat tangkap.
“Hari Nelayan ini harus menjadi momentum evaluasi bagi pemerintah untuk melihat langsung kondisi nelayan, khususnya di Belawan. Banyak yang masih membutuhkan perhatian dari sisi kesejahteraan,” ujarnya, Senin (6/4/2026).
Selain persoalan ekonomi, Zulham menilai nelayan juga membutuhkan dukungan program pemberdayaan yang berkelanjutan. Di antaranya ketersediaan bahan bakar, bantuan alat tangkap, akses permodalan, pelatihan keterampilan, hingga jaminan asuransi.
Ia menekankan bahwa program bantuan bagi nelayan perlu ditingkatkan, baik dari sisi kuantitas maupun kualitas, agar benar-benar tepat sasaran dan berdampak nyata.
“Kita berharap program bantuan tidak bersifat seremonial, tetapi berkelanjutan dan mampu meningkatkan hasil tangkapan serta taraf hidup nelayan,” katanya.
Zulham juga mendorong sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah pusat, dan pihak swasta dalam memperkuat sektor perikanan, termasuk pengembangan tempat pelelangan ikan serta stabilisasi harga hasil tangkapan.
Menurutnya, keberadaan nelayan memiliki peran strategis dalam mendukung ketahanan pangan nasional.
“Nelayan adalah pahlawan pangan dari laut. Sudah seharusnya mereka mendapatkan perhatian lebih agar dapat hidup layak dan sejahtera,” ujarnya. (Vin)






