VIRAL24.CO.ID – MEDAN – Anggota Komisi II DPRD Kota Medan, Johannes Maratua Hutagalung, mempertanyakan keseriusan BPJS Kesehatan Cabang Medan dalam meningkatkan pelayanan kesehatan, khususnya terkait ketersediaan obat bagi pasien Program Rujuk Balik (PRB).
Hal tersebut disampaikan Johannes kepada wartawan, Rabu (11/2/2026), menyikapi masih adanya keluhan pasien BPJS Kesehatan terkait kesulitan memperoleh obat di apotek mitra yang ditunjuk BPJS Kesehatan.
Menurut politisi PDI Perjuangan tersebut, penunjukan apotek mitra BPJS Kesehatan terkesan monopolistik dan justru mempersulit pasien dalam memperoleh obat yang dibutuhkan. Ia menjelaskan, pasien PRB diarahkan untuk mengambil obat di apotek mitra tertentu. Namun, dalam praktiknya, apotek yang ditunjuk tersebut kerap tidak memberikan pelayanan maksimal.
Johannes mencontohkan salah satu apotek mitra BPJS Kesehatan di wilayah Medan Selayang yang dinilai memiliki jam operasional terbatas, sehingga menyulitkan pasien. Menurutnya, kondisi tersebut menunjukkan belum optimalnya pelayanan apotek mitra BPJS Kesehatan kepada masyarakat.
Ia menilai BPJS Kesehatan seharusnya memastikan apotek mitra memberikan pelayanan maksimal, termasuk mempertimbangkan jam operasional yang lebih panjang atau menambah jumlah apotek mitra agar pasien memiliki lebih banyak pilihan. Johannes juga menilai BPJS Kesehatan perlu mendukung upaya Pemerintah Kota Medan dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat, khususnya bagi peserta BPJS Kesehatan penerima layanan gratis.
Sementara itu, ketika dikonfirmasi kepada Kepala Bidang SDM BPJS Kesehatan Cabang Medan, Ikhwal Maulana, melalui pesan WhatsApp, Selasa (10/2/2026), belum memberikan tanggapan hingga berita ini diturunkan. (Vin)






