VIRAL24.CO.ID – MEDAN – Wakil Ketua DPRD Kota Medan, Hadi Suhendra, SH, mendesak Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, mengevaluasi kinerja Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, Cipta Karya dan Tata Ruang (PKPCKTR) Kota Medan, John Ester Lase. Desakan tersebut menyusul rendahnya realisasi belanja dinas tersebut yang hingga awal November 2026 masih di bawah 30 persen.
Hadi Suhendra mengaku kecewa dengan rendahnya serapan anggaran tersebut. Padahal, Dinas PKPCKTR merupakan salah satu organisasi perangkat daerah (OPD) dengan alokasi anggaran terbesar di lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Medan.
“Kita sangat kecewa dengan rendahnya serapan anggaran Dinas Perkim (PKPCKTR). Sebagai salah satu OPD yang memiliki anggaran terbesar, tidak seharusnya serapan belanja Dinas Perkim serendah itu, sementara saat ini kita sudah berada di penghujung tahun (2026),” ujar Hadi Suhendra kepada wartawan, Kamis (5/11/2026).
Pimpinan DPRD Medan dari Fraksi Partai Golkar itu menilai rendahnya realisasi anggaran Dinas PKPCKTR berpotensi berdampak terhadap besarnya Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (Silpa) APBD Kota Medan Tahun Anggaran 2026.
Selain itu, kondisi tersebut dikhawatirkan turut memengaruhi pelaksanaan pembangunan infrastruktur di Kota Medan. Pasalnya, Dinas PKPCKTR merupakan salah satu OPD yang memiliki tugas dan tanggung jawab dalam pembangunan fisik.
“Kalau belanja Dinas Perkim minim, artinya pembangunan infrastruktur juga minim. Sementara kita tahu, saat ini pembangunan infrastruktur juga merupakan salah satu fokus Pemko Medan,” katanya.
Atas kondisi tersebut, Hadi meminta Wali Kota Medan memberikan perhatian serius terhadap realisasi anggaran seluruh OPD, khususnya Dinas PKPCKTR yang disebut menjadi OPD dengan tingkat serapan anggaran terendah di lingkungan Pemko Medan.
Ia menegaskan, evaluasi terhadap kepala dinas perlu dilakukan apabila realisasi anggaran tidak menunjukkan perbaikan menjelang akhir tahun.
“Kita berharap Wali Kota Medan dapat memberikan perhatian khusus terhadap serapan anggaran di Dinas Perkim. Dalam kondisi seperti ini, Kadis Perkim (PKPCKTR) layak dievaluasi,” tegasnya.
Sebelumnya, rendahnya realisasi belanja Dinas PKPCKTR Kota Medan juga telah menjadi perhatian Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas.
Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Kota Medan, Erfin Fachrurrazi, membenarkan bahwa realisasi belanja dinas tersebut hingga awal November 2026 masih berada di bawah 30 persen.
“Benar (realisasi belanja Dinas PKPCKTR Medan masih di bawah 30 persen). Ini sudah menjadi atensi juga oleh Pak Wali,” ujar Erfin kepada wartawan, Rabu (4/11/2026).
Erfin menjelaskan, Wali Kota Medan terus memantau perkembangan realisasi belanja dan pelaksanaan program seluruh OPD di lingkungan Pemko Medan, termasuk Dinas PKPCKTR.
“Semua OPD diatensi realisasi programnya oleh Pak Wali, termasuk Dinas PKPCKTR yang realisasinya masih rendah,” ungkapnya. (Vin)






