Buka Anniversary SKMN, Bobby Siap Support Kontes Kicau Mania Nasional

Sumut7 views

VIRAL24.CO.ID – MEDAN – Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution secara resmi membuka kontes burung berkicau dalam rangka Anniversary ke-4 Sedulur Kicau Mania Nusantara (SKMN) di Katamso Land, Jalan Brigjen Katamso, Medan, Minggu (17/5/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Bobby Nasution menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Sumut untuk mendukung pengembangan komunitas serta penyelenggaraan event burung berkicau berskala nasional di Sumatera Utara.

“Kami dari Pemerintah Provinsi tentu sangat mengapresiasi kegiatan ini. Rasanya salah bagi kami kalau pemerintah provinsi tidak mendukung kegiatan seperti ini ke depannya,” ujar Bobby.

Menurut Bobby, Sumut selama ini telah berhasil menjadi tuan rumah berbagai event olahraga berskala nasional hingga internasional. Karena itu, ia berharap ke depan lahir turnamen atau piala tetap burung berkicau tingkat nasional yang menjadi kebanggaan masyarakat Sumut.

“Tunggu tandanya. Pokoknya event besar nasional kalau bisa kita buat di Sumatera Utara, kami support penuh dari pemerintah provinsi,” katanya.

Bobby menilai komunitas Kicau Mania tidak hanya menjadi wadah penyaluran hobi, kreativitas, dan seni, tetapi juga memberikan dampak ekonomi yang besar bagi masyarakat.

Menurutnya, perputaran ekonomi dari ekosistem burung berkicau menyentuh langsung pelaku usaha kecil, mulai dari peternak burung, perajin kandang, penyedia pakan, hingga pelaku UMKM lainnya.

“Dampak ekonominya sangat luar biasa. Bukan hanya bagi peserta lomba, tetapi juga berputar ke peternak, UMKM penyedia pakan, kandang, dan lainnya,” ujarnya.

Di tengah kondisi ekonomi global yang dinilai belum stabil, Bobby menyebut aktivitas komunitas tersebut justru membantu menggerakkan ekonomi masyarakat lapisan bawah.

Selain itu, Bobby juga mendorong komunitas Kicau Mania untuk mulai merambah industri kreatif dan dunia digital, seperti membuat lagu maupun film inspiratif tentang perjuangan merawat burung Murai Batu hingga menjadi juara nasional.

Sementara itu, Dewan Pembina SKMN, Hidayat Batubara mengatakan embrio SKMN lahir pada masa pandemi Covid-19, ketika aktivitas merawat burung berkembang menjadi salah satu alternatif penggerak ekonomi masyarakat.

“Waktu Covid-19 ekonomi macet, tetapi hobi ini justru menghidupkan peternak jangkrik, pakan burung, hingga pengrajin sangkar dan tempat mandi burung,” katanya.

Menurut Hidayat, pertumbuhan peternak Murai Batu di Sumut dan berbagai daerah di Indonesia kini mulai mendorong kebangkitan ekonomi masyarakat kecil.

Merespons dukungan Pemprov Sumut, Hidayat menyatakan SKMN siap menggelar agenda yang lebih besar pada akhir tahun mendatang.

“Inilah kami, komunitas kecil tapi siap untuk dibesarkan. Insyaallah akhir tahun nanti kami akan mengemas dua agenda besar, termasuk Anniversary SKMN berskala nasional,” ujarnya. (V24/RT)

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *