Blackout 18 Jam, DPRD Medan Minta PLN Beri Kompensasi ke Masyarakat

Politik9 views

VIRAL24.CO.ID – MEDAN – Ketua DPRD Kota Medan, Wong Chun Sen, menilai PT PLN ingkar janji terkait penormalan gangguan kelistrikan (blackout) di Kota Medan. Pasalnya, estimasi pemulihan listrik yang sebelumnya disebut membutuhkan waktu 6 hingga 8 jam belum terealisasi.

Sejak listrik padam pada Jumat (22/5/2026) sekitar pukul 18.45 WIB, hingga Sabtu (23/5/2026) siang, sebagian besar wilayah Kota Medan masih mengalami pemadaman yang berdampak terhadap aktivitas masyarakat.

“Ini sudah 18 jam listrik padam, berarti mereka ingkar janji. Masyarakat sudah sangat dirugikan, baik dari sisi ekonomi maupun aktivitas sehari-hari,” kata Wong kepada wartawan, Sabtu (23/5/2026).

Wong menegaskan PLN harus memberikan kompensasi kepada masyarakat atas kerugian yang ditimbulkan akibat pemadaman listrik tersebut.

“Sudah pasti masyarakat rugi atas kejadian ini. Dalam kondisi apa pun masyarakat pasti dirugikan. Kita minta ada kompensasi untuk masyarakat, karena kalau terlambat membayar tagihan listrik masyarakat dikenakan denda. Ini kesalahan PLN, maka harus ada kompensasi,” ujarnya.

Politisi PDI Perjuangan itu juga meminta PLN memberikan kepastian terkait waktu penormalan listrik di seluruh wilayah Kota Medan.

“Saat ini kita tidak tahu kapan listrik benar-benar normal secara menyeluruh. Kita minta ada kepastian. Masyarakat sudah banyak mengeluh, PT PLN harus bertanggung jawab,” katanya.

Selain berdampak terhadap aktivitas ekonomi dan masyarakat, Wong juga mengkhawatirkan potensi meningkatnya tindak kriminalitas akibat kondisi pemadaman listrik berkepanjangan.

“Situasi gelap gulita tentu bisa memancing aksi kriminalitas. Kita tidak ingin hal itu terjadi. Masyarakat sudah cukup dirugikan akibat listrik padam, jangan sampai muncul kerugian lainnya,” tutupnya. (Vin)

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *