VIRAL24.CO.ID – MEDAN – Biro Administrasi Pimpinan (Adpim) Sekretariat Daerah Provinsi (Setdaprov) Sumatera Utara (Sumut) terus memperkuat transformasi digital dalam tata kelola administrasi pimpinan. Pemanfaatan teknologi informasi melalui sistem terpadu membuat pelayanan administrasi tetap berjalan cepat dan responsif, termasuk ketika Gubernur Sumut menjalankan tugas di daerah terluar maupun pulau terpencil.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Biro Adpim Sumut, Reza Prima Kurniawan, mengatakan pemanfaatan teknologi digital melalui aplikasi Sistem Informasi Manajemen Tata Administrasi Persuratan Sumatera Utara (SIMANTAP) memungkinkan proses administrasi pimpinan dilakukan tanpa terkendala jarak dan waktu.
“Penggunaan teknologi digital melalui aplikasi SIMANTAP Sumut, administrasi pimpinan tetap bisa berjalan baik di manapun dan kapanpun, meskipun Pak Gubernur sedang berkantor di daerah seperti di Kepulauan Nias,” ujar Reza dalam konferensi pers yang digelar Dinas Komunikasi dan Informatika Sumut di Lobby Dekranasda, Kantor Gubernur Sumut, Jumat (18/9/2026).
Menurut Reza, transformasi digital menjadi bagian dari upaya Biro Adpim merespons dinamika pemerintahan modern. Selain pemanfaatan aplikasi administrasi, pihaknya memperkuat tata kelola melalui pembangunan sistem e-monitoring kinerja biro, pelatihan pelayanan publik dan protokol digital, serta pembaruan standar operasional prosedur (SOP).
Penguatan tersebut juga mencakup pengembangan panduan protokol kegiatan secara hybrid, penyusunan pedoman komunikasi digital pimpinan secara terpadu, serta peningkatan kapasitas personel protokol dan pengamanan kegiatan.
Biro Adpim Sumut juga mengembangkan sistem manajemen acara digital atau event management untuk mendukung berbagai kegiatan pimpinan. Sistem tersebut dilengkapi dengan pemantauan pengalaman tamu utama sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan sekaligus citra Pemerintah Provinsi Sumut.
“Kami berkomitmen untuk terus memperkuat koordinasi pimpinan, meningkatkan efektivitas pelayanan birokrasi, serta memperkuat citra pemerintah daerah melalui protokol dan komunikasi pimpinan,” kata Reza.
Terkait tingginya intensitas kegiatan pimpinan di Sumut, Reza memastikan seluruh agenda hingga saat ini dapat dikoordinasikan dengan baik. Menurutnya, kelancaran tersebut tidak terlepas dari kerja tim, pembagian tugas, serta koordinasi antara gubernur, wakil gubernur, sekretaris daerah, dan pimpinan OPD.
“Pak Gubernur bekerja bukan ‘superman’ melainkan super tim. Semua saling berkoordinasi dengan pembagian tugas karena Gubernur juga dibantu Wagub, Sekda, juga pimpinan OPD. Semua berkolaborasi bahu membahu membangun Sumut,” jelas Reza.
Sementara itu, Kepala Bagian Perencanaan dan Kepegawaian Biro Adpim Sumut, Muhammad Roja Sanofa, mengatakan penerapan SIMANTAP membuat proses administrasi persuratan pemerintahan dapat dilakukan tanpa terkendala keberadaan pimpinan di suatu lokasi.
“Administrasi surat-menyurat kita laksanakan melalui aplikasi SIMANTAP sehingga di mana pun pimpinan tetap bisa berjalan tanpa kendala. Untuk tanda tangan surat juga sudah secara elektronik sehingga semua urusan administrasi sudah bisa dilaksanakan melalui aplikasi,” ujar Roja.
Transformasi digital tersebut menjadi bagian dari upaya Biro Adpim Sumut membangun tata kelola administrasi pimpinan yang lebih cepat, terintegrasi, dan adaptif terhadap kebutuhan pemerintahan modern. (V24/RT)






