Berkat Kebijakan Baju Adat Bobby Nasution, Pelaku UMKM di Medan Terbantu

Medan146 views

VIRAL24.CO.ID – MEDAN – Guna membangkitkan dan melestarikan kembali kebudayaan yang beragam di Kota Medan, Wali Kota Medan Bobby Nasution telah mengeluarkan kebijakan yang mewajibkan ASN dan P3K mengenakan pakaian adat saat bekerja setiap hari Jumat. Kebijakan Bobby Nasution ini membawa angin segar bagi pelaku UMKM khususnya yang bergerak di bidang pakaian adat daerah, sebab kebijakan tersebut akan membantu pelaku UMKM apalagi di masa pandemi Covid-19.

Melalui kebijakan yang termuat dalam Surat Keputusan Wali Kota Medan Nomor 025/02.K/VIII/2021 tentang Pakaian Dinas dan Atribut Pakaian Dinas Harian Khas Daerah di Lingkungan Pemko Medan ini, Bobby Nasution juga menginginkan dapat mendorong peningkatan ekonomi masyarakat, terutama bagi pelaku UMKM yang memproduksi pakaian adat daerah. Artinya kebijakan menantu Presiden Joko Widodo tersebut tidak hanya memberikan penguatan nilai budaya saja, tapi juga penguatan nilai ekonomi.

Menurut Bobby Nasution, Kota Medan merupakan kota yang multikultural dengan keberagaman budaya di Medan maka akan menjadi kekuatan yang besar untuk mempercepat pembangunan. Oleh karena itu dengan kebijakan ini Bobby Nasution menghimbau agar seluruh ASN dan P3K tidak hanya menyewa, tetapi datang langsung dan membeli baju adat di pelaku UMKM.

Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM), Edliaty Siregar, mengungkapkan kebijakan Wali Kota Medan
yang mewajibkan ASN dan P3K mengenakan pakaian adat saat bekerja setiap hari Jumat berdampak positif kepada pada pelaku UMKM khususnya yang bergerak di bidang pakaian adat. Artinya berkat kebijakan Bobby Nasution, para pelaku UMKM di Kota Medan dapat terbantu, apalagi mereka juga terdampak selama masa Pandemi Covid-19.

Dijelaskan Edliaty, pihaknya telah mendata para pelaku UMKM yang memproduksi atau menjual pakaian adat. Berdasarkan hasil pendataan setelah diberlakukannya kebijakan Wali Kota Medan tersebut, adanya peningkatan penjualan baju adat. Atas dasar itu juga Dinas Koperasi dan UKM terus melakukan pembinaan terhadap para pelaku UMKM untuk terus semangat dalam memproduksi pakaian adat yang berkualitas. (VIN)

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *