VIRAL24.CO.ID – MEDAN – Forum Pedagang Pasar Tradisional Kota Medan meminta para pedagang di Pusat Pasar Medan menunda pembayaran kontribusi kepada PUD Pasar Medan hingga dilakukan perbaikan sarana dan prasarana (sarpras) yang dinilai sudah lama mengalami kerusakan.
Seruan tersebut disampaikan Ketua Forum Pedagang Pasar Tradisional Kota Medan, Dedi Harvei Sahari, dalam aksi Mimbar Bebas Jilid II yang digelar di Pusat Pasar Medan, Senin (3/8/2026). Aksi tersebut turut mendapat perhatian pedagang dan pengunjung serta mendapat pengawalan dari aparat kepolisian.
Dedi yang didampingi Sekretaris Jenderal Forum Pedagang Pasar Tradisional Kota Medan M. Rasid Ridho Nasution dan Koordinator Lapangan Ibnu Khaldun menyebut sejumlah fasilitas di Pusat Pasar Medan hingga kini belum diperbaiki. Di antaranya kebocoran di lantai III, kerusakan pendingin ruangan (AC), serta instalasi kabel listrik yang dinilai sudah memprihatinkan dan berpotensi memicu kebakaran.
Menurut Dedi, kondisi tersebut tidak sebanding dengan kontribusi Pusat Pasar Medan yang disebut sebagai salah satu pasar penyumbang pendapatan terbesar bagi PUD Pasar Medan. Ia menilai perhatian terhadap perbaikan fasilitas justru lebih banyak diberikan kepada pasar lain.
“Kami akan terus melakukan aksi dan kontrol sosial hingga perbaikan sarana dan prasarana di Pusat Pasar Medan benar-benar direalisasikan,” tegas Dedi.
Dalam kesempatan itu, Dedi juga mengkritisi kinerja Direktur Utama PUD Pasar Medan. Menurutnya, hingga saat ini belum terlihat terobosan dalam pembenahan pasar maupun komunikasi yang intensif dengan para pedagang. Ia berharap Wali Kota Medan melakukan evaluasi terhadap kinerja direksi agar pengelolaan pasar tradisional dapat berjalan lebih baik.
Selain itu, forum pedagang mengajak seluruh pedagang menunda pembayaran kontribusi sebagai bentuk aspirasi hingga tuntutan perbaikan fasilitas mendapat respons dari PUD Pasar Medan.
Dedi juga menyinggung arahan Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas saat pelantikan direksi PUD Pasar Medan yang menekankan pentingnya pengembangan pasar tradisional. Menurutnya, harapan tersebut belum sepenuhnya terwujud di Pusat Pasar Medan.
Aksi Mimbar Bebas berakhir dengan tertib. Hingga kegiatan selesai, tidak ada perwakilan direksi PUD Pasar Medan yang menemui peserta aksi untuk memberikan tanggapan. Berdasarkan informasi yang dihimpun, forum pedagang berencana menggelar aksi lanjutan dengan jumlah peserta yang lebih besar apabila tuntutan mereka belum mendapat respons. (V24/Erwan)






