VIRAL24.CO.ID – SIMALUNGUN — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Simalungun memperluas Gerakan Pangan Murah (GPM) Serentak se-Sumatera Utara Tahun 2026 sebagai upaya menjaga stabilitas harga bahan pangan pokok sekaligus mengendalikan laju inflasi di daerah.
Program yang dilaksanakan melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Simalungun tersebut digelar secara bertahap di sejumlah kecamatan. Salah satu pelaksanaannya berlangsung di lingkungan Kantor Kelurahan Serbelawan, Kecamatan Dolok Batu Nanggar, Selasa (8/9/2026).
Dalam kegiatan tersebut, masyarakat dapat memperoleh berbagai kebutuhan pokok dengan harga terjangkau. Beras SPHP kemasan 5 kilogram dijual Rp58.000, gula pasir Rp18.500 per kilogram, minyak goreng curah Rp15.500 per liter, minyak goreng Fortune kemasan 800 mililiter Rp16.500, serta telur ayam Rp49.000 per papan.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Simalungun, Pardomuan Sijabat, mengatakan GPM merupakan salah satu langkah strategis pemerintah daerah untuk menjaga keseimbangan harga sekaligus memastikan masyarakat memperoleh bahan pangan pokok dengan harga yang terjangkau.
“Kegiatan ini adalah wujud nyata kepedulian Pemerintah Kabupaten Simalungun untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pangan pokok dengan biaya yang lebih ringan. Selain itu, upaya ini juga menjadi bagian penting dari langkah pengendalian inflasi dan pemeliharaan stabilitas harga di wilayah kita,” ujar Pardomuan.
Menurutnya, pemerintah daerah akan terus memperkuat berbagai kebijakan untuk menjaga ketersediaan dan distribusi bahan pangan pokok. Langkah tersebut dilakukan agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi, termasuk di wilayah kecamatan yang jauh dari pusat perdagangan.
Hingga pelaksanaan GPM tersebut, bahan pangan yang telah disalurkan kepada masyarakat mencapai 55.125 kilogram beras SPHP, 6.848 kilogram gula pasir, 11.268 kemasan minyak goreng Kita 800 mililiter, 12.612 kemasan minyak goreng Fortune 800 mililiter, 1.750 kilogram tepung terigu Tulip, serta 1.290 papan telur ayam.
Program GPM sebelumnya telah dilaksanakan di sejumlah wilayah, antara lain Kecamatan Tanah Jawa, Bandar, Siantar, Girsang Sipangan Bolon, Tapian Dolok, Jawa Maraja Bah Jambi, Pematang Bandar, Jorlang Hataran, dan Gunung Maligas.
Pelaksanaan program tersebut turut mendapat dukungan Tim Penggerak PKK Kabupaten Simalungun. Kolaborasi tersebut diarahkan untuk memastikan kegiatan berjalan lancar dan manfaat program dapat dirasakan langsung masyarakat, khususnya keluarga yang membutuhkan bahan pangan dengan harga lebih terjangkau.
Pemkab Simalungun mengimbau masyarakat memanfaatkan program tersebut untuk memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari. Pemerintah daerah juga menegaskan komitmennya menjaga ketahanan pangan, stabilitas harga, dan daya beli masyarakat melalui berbagai program yang memberikan manfaat langsung bagi warga. (V24/RT)










