VIRAL24.CO.ID – TAPANULI UTARA – Wakil Bupati Tapanuli Utara, Dr. Deni Parlindungan Lumbantoruan, meminta seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) memperkuat evaluasi kinerja dan melibatkan seluruh jajaran dalam pelaksanaan program. Ia juga menekankan pentingnya inovasi pelayanan serta keterbukaan informasi terkait pembangunan dan penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
Hal itu disampaikan Deni saat memimpin Apel Gabungan Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara di halaman Kantor Bupati Tapanuli Utara, Senin (7/9/2026).
Apel tersebut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Tapanuli Utara Drs. Henry M.M. Sitompul, M.Si., para Asisten, Staf Ahli, pimpinan OPD, pejabat eselon III, serta jajaran pegawai di lingkungan Sekretariat Daerah.
Deni menginstruksikan setiap pimpinan OPD melakukan pemantauan dan evaluasi secara formal terhadap program kerja masing-masing. Evaluasi dinilai penting untuk memastikan setiap program berjalan efektif, efisien, dan sesuai target. Pimpinan OPD juga diminta membangun kerja sama internal yang solid serta memastikan seluruh staf terlibat dalam pekerjaan.
“Bonding di dinas harus berjalan. Antara pimpinan OPD dengan jajarannya harus terbangun kerja sama yang baik. Semua staf harus dilibatkan dalam pekerjaan,” ujar Deni.
Deni juga meminta aparatur tidak menjadikan keterbatasan anggaran sebagai alasan untuk mengurangi kualitas pelayanan kepada masyarakat. Sebaliknya, kondisi tersebut harus mendorong jajaran Pemkab Taput lebih kreatif dan inovatif dalam mencari terobosan yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Menjelang rangkaian Hari Jadi Kabupaten Tapanuli Utara, Deni mengajak seluruh aparatur menumbuhkan rasa memiliki terhadap daerah dan berperan aktif menyukseskan berbagai agenda yang telah disiapkan. Menurutnya, keterlibatan seluruh jajaran diperlukan agar pelaksanaan kegiatan berjalan optimal.
Selain kinerja internal, Deni menyoroti keterbukaan informasi publik. Ia meminta setiap OPD lebih aktif memanfaatkan media sosial untuk menyampaikan berbagai kegiatan pembangunan, termasuk program yang menggunakan APBD, sehingga masyarakat dapat mengetahui kinerja pemerintah daerah.
“Tidak ada kegiatan yang terlalu kecil untuk dipublikasikan di media sosial, apalagi kegiatan yang menggunakan APBD. Masyarakat perlu mengetahui apa yang kita kerjakan,” tegasnya.
Deni menilai evaluasi berkala, penguatan kerja sama internal, inovasi, dan transparansi informasi merupakan bagian penting dalam meningkatkan efektivitas pembangunan. Ia berharap langkah tersebut bermuara pada peningkatan kualitas pelayanan dan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat Kabupaten Tapanuli Utara. (TD)






