Wagub Surya Minta OPD dan BUMD Percepat Capaian PAD Sumut Rp4,1 T

Sumut1 views

VIRAL24.CO.ID – MEDAN – Wakil Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Surya meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) dan badan usaha milik daerah (BUMD) menyatukan langkah untuk mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) pada Semester II 2026.

Langkah tersebut dinilai penting untuk memastikan target penerimaan daerah tercapai sekaligus menjaga kinerja keuangan daerah sesuai target yang telah ditetapkan.

Hal itu disampaikan Surya saat memimpin Rapat Pimpinan (Rapim) Akselerasi Percepatan Target Realisasi PAD Semester II 2026 di Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro Nomor 30 Medan, Rabu (23/9/2026).

“Dalam optimalisasi pendapatan ini, kita harus satu bahasa dan satu langkah untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah. Terutama kepada 15 OPD dan BUMD,” ujar Surya.

Berdasarkan pemaparan Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Provinsi Sumut, hingga 22 September 2026, realisasi PAD baru mencapai 59,15 persen atau sekitar Rp4,1 triliun dari target Rp6,9 triliun.

Sementara itu, total pendapatan daerah telah mencapai Rp8,9 triliun atau 69,8 persen dari target Rp12,8 triliun. Capaian tersebut meningkat dibandingkan periode yang sama pada 2025 yang tercatat sebesar 59,06 persen.

Untuk pendapatan transfer, realisasinya mencapai 82,66 persen atau Rp4,8 triliun dari target Rp5,8 triliun. Sedangkan realisasi belanja daerah mencapai 51,8 persen dari pagu Rp12,8 triliun.

Dalam upaya mempercepat pencapaian target, Pemprov Sumut telah membentuk Tim Optimalisasi Penerimaan Retribusi Daerah berdasarkan Keputusan Gubernur. Wagub Sumut ditetapkan sebagai Ketua Tim, Sekretaris Daerah sebagai Sekretaris, dan Kepala Badan Pendapatan Daerah sebagai Koordinator.

Tim teknis tersebut melibatkan Bappelitbang, BKAD, Inspektorat, serta Biro Hukum. Surya meminta Sekretaris Daerah dan instansi terkait memastikan seluruh anggota tim hadir dalam setiap evaluasi agar berbagai kendala pencapaian target penerimaan dapat segera ditindaklanjuti.

Dari sisi pajak daerah, target yang ditetapkan mencapai Rp6,2 triliun dengan realisasi Rp3,5 triliun atau 56,59 persen. Adapun realisasi Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) mencapai 51,23 persen, Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) 65 persen, dan Pajak Air Permukaan sebesar Rp141 miliar dari target Rp147 miliar. Sementara Pajak Rokok terealisasi sebesar 50 persen.

Pada sektor retribusi daerah, realisasi mencapai Rp165 miliar atau 67,96 persen dari target Rp243 miliar. Capaian tersebut menjadi salah satu sektor yang terus dievaluasi Pemprov Sumut untuk memastikan target penerimaan hingga akhir tahun dapat tercapai.

Sementara itu, PAD dari hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan melalui BUMD ditargetkan sebesar Rp407 miliar. Hingga 22 September 2026, realisasinya telah mencapai Rp325 miliar atau 79,7 persen.

Di antaranya, PT Bank Sumut telah menyetorkan dividen atau kontribusi sebesar Rp265 miliar dari target Rp350 miliar. Selain itu, terdapat realisasi 100 persen pada pos BUMD Bank Sumut sebesar Rp45,5 miliar, sedangkan PT PPSU mencatat realisasi 103,23 persen atau Rp6,9 miliar.

Surya menegaskan evaluasi dan pengawasan harus dilakukan secara berkala untuk mengidentifikasi hambatan sekaligus mempercepat langkah perbaikan. Dengan koordinasi seluruh OPD dan BUMD, Pemprov Sumut menargetkan penerimaan daerah dapat dioptimalkan hingga akhir tahun anggaran 2026. (V24/RT)

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *