VIRAL24.CO.ID – ASAHAN — Wakil Bupati Asahan, Rianto, S.H., M.A.P., membuka Rapat Gugus Tugas Reforma Agraria Kabupaten Asahan Tahun 2026 di Aula Melati Kantor Bupati Asahan, Rabu (12/8/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Kasdim 0208/Asahan, Kepala BPN Kabupaten Asahan, sejumlah kepala OPD serta tamu undangan lainnya. Rapat digelar sebagai bagian dari upaya memperkuat koordinasi dalam penataan penguasaan, pemilikan, penggunaan dan pemanfaatan tanah secara lebih berkeadilan.
Kepala BPN Kabupaten Asahan, Pangihutan Manurung, mengatakan Gugus Tugas Reforma Agraria dibentuk untuk mengoordinasikan penataan struktur penguasaan, pemilikan, penggunaan dan pemanfaatan tanah, sekaligus mendukung penyelesaian sengketa dan konflik agraria.
“Rapat Gugus Tugas Reforma Agraria ini untuk mengoordinasikan penataan kembali struktur penguasaan, pemilikan, penggunaan dan pemanfaatan tanah yang lebih berkeadilan, serta menyelesaikan sengketa dan konflik agraria demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Pangihutan.
Ia menjelaskan, kegiatan Gugus Tugas Reforma Agraria Kabupaten Asahan dilaksanakan mulai Mei hingga November 2026. Untuk mendukung kelancaran pelaksanaannya, BPN Kabupaten Asahan meminta dukungan dan bantuan Pemerintah Kabupaten Asahan serta seluruh pihak terkait.
“Kami memohon bantuan dari Pemerintah Kabupaten Asahan agar pelaksanaan Gugus Tugas Reforma Agraria dapat berjalan dengan baik,” katanya.
Sementara itu, Wakil Bupati Asahan Rianto mengatakan pelaksanaan Gugus Tugas Reforma Agraria merupakan bagian dari upaya mewujudkan cita-cita reforma agraria, khususnya dalam mengurangi ketimpangan penguasaan dan pemilikan tanah serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Menurutnya, kegiatan tersebut sekaligus menjadi simbol sinergi dan kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Asahan, BPN dan seluruh pihak yang tergabung dalam Gugus Tugas Reforma Agraria.
“Rapat ini menjadi momentum penting untuk mewujudkan penataan agraria yang berkeadilan dan pada akhirnya dapat memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi kemakmuran rakyat,” ujar Rianto.
Ia berharap pelaksanaan Reforma Agraria di Kabupaten Asahan tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi mampu menghasilkan produk dan kesepakatan yang jelas sebagai arah pelaksanaan program Gugus Tugas Reforma Agraria sepanjang 2026.
“Saya berharap kegiatan Reforma Agraria ini bukan hanya acara seremonial semata, tetapi dapat menghasilkan produk yang nanti kita sepakati bersama, yang dapat menjadi arah kegiatan Tim Gugus Tugas Reforma Agraria Kabupaten Asahan di tahun 2026 ini,” tegasnya.
Rianto juga meminta seluruh perangkat daerah yang tergabung dalam Gugus Tugas Reforma Agraria Kabupaten Asahan untuk aktif melakukan koordinasi sesuai bidang kerja masing-masing.
“Kepada perangkat daerah yang hadir dan tergabung dalam Gugus Tugas Reforma Agraria Kabupaten Asahan, saya meminta agar dapat mengoordinasikan penataan tersebut sesuai dengan bidang kerja masing-masing, demi mewujudkan tujuan-tujuan reforma agraria,” katanya.
Ia menekankan pentingnya sinergi antarpihak dalam melakukan penataan pertanahan agar program reforma agraria dapat diwujudkan secara nyata dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Rangkaian kegiatan diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan doa, dilanjutkan sambutan Kepala BPN Kabupaten Asahan serta sambutan Wakil Bupati Asahan.
Rapat Gugus Tugas Reforma Agraria Kabupaten Asahan Tahun 2026 berakhir sekitar pukul 09.00 WIB dan berlangsung aman, lancar serta sukses. (RE)






