VIRAL24.CO.ID – MEDAN – Pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) Kota Medan mendapat akses baru untuk memperluas pasar setelah enam produk unggulan binaan Dekranasda Kota Medan lolos kurasi dan dipajang di area showcase Uniqlo, Delipark Mall. Kolaborasi ini membuka peluang produk lokal masuk ke pasar ritel yang lebih luas sekaligus mendorong UMKM naik kelas.
Kehadiran produk lokal di jaringan ritel ternama asal Jepang tersebut menjadi bagian dari Uniqlo Neighborhood Collaboration yang diluncurkan Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas bersama Ketua Dekranasda Kota Medan Ny. Airin Rico Waas, Jumat (21/8/2026).
Rico Waas mengatakan, terbukanya akses pemasaran melalui Uniqlo menunjukkan produk UMKM Medan memiliki peluang untuk bersaing di pasar yang lebih luas. Menurutnya, perluasan akses pasar harus diikuti dengan peningkatan kualitas agar UMKM mampu berkembang secara berkelanjutan dan memberikan dampak terhadap perekonomian daerah.
“Saya berterima kasih kepada Uniqlo yang telah melakukan kurasi dan bekerja sama dengan Dekranasda Kota Medan. Produk-produk unggulan asli lokal kita kini bisa masuk ke etalase Uniqlo Delipark. Ini menjadi tanda bahwa UMKM kita punya kesempatan besar untuk masuk ke pasar yang jauh lebih luas,” kata Rico Waas.
Enam produk yang berhasil lolos kurasi berasal dari Adelia Sparkling, El Hand Embroidery, Zainab Collection, Anyam Darung, Minyak Karo Lauchi, dan Wira Bags Production. Produk yang ditampilkan meliputi kerajinan tangan, kriya, aksesori, tas anyaman, minyak karo, serta tas ramah lingkungan berbahan daur ulang.
Menurut Rico, masuknya produk UMKM ke etalase ritel modern harus menjadi pemacu bagi pelaku usaha lainnya untuk meningkatkan kualitas produksi, inovasi, kemasan, hingga strategi pemasaran. Langkah tersebut penting agar produk lokal tidak hanya mampu bertahan di pasar daerah, tetapi juga memiliki daya saing di tingkat nasional dan internasional.
“Kami mendorong para pelaku UMKM yang memiliki potensi agar meningkatkan kualitas produknya. Kita punya kesempatan untuk bisa bersaing di pasar-pasar yang lebih luas dan bisa dikenal lebih banyak orang lagi,” ujar Rico.
Ketua Dekranasda Kota Medan Ny. Airin Rico Waas menilai kolaborasi tersebut sejalan dengan upaya memperkuat ekosistem UMKM di Kota Medan. Menurutnya, peningkatan kualitas produk dan perluasan jaringan pemasaran menjadi langkah penting agar pelaku usaha dapat naik kelas dan memiliki peluang memasuki pasar ekspor.
“Semoga dengan adanya kolaborasi seperti ini, pelaku UMKM Kota Medan semakin maju, bisa naik kelas, barang-barangnya semakin bagus dan mudah-mudahan bisa dibawa hingga ekspor ke luar negeri,” ujar Airin.
Perwakilan Uniqlo, Christopher Mogot, menjelaskan proses seleksi dilakukan melalui kurasi bersama Dinas Koperasi dan Dekranasda Kota Medan. Selain kualitas dan kerapian produk, proses kurasi turut mempertimbangkan kesiapan pemasaran digital, termasuk keaktifan media sosial.
“Nilai tambah seperti inovasi daur ulang, pemberdayaan kelompok disabilitas, serta narasi (storytelling) yang kuat di balik produk menjadi poin bonus penting dalam proses seleksi ini,” terang Christopher.
Kolaborasi tersebut memperlihatkan bahwa penguatan UMKM tidak hanya bergantung pada peningkatan produksi, tetapi juga membutuhkan akses pasar, inovasi, branding, pemasaran digital, dan konsistensi kualitas. Dengan terbukanya akses ke jaringan ritel modern, produk UMKM Medan memiliki peluang untuk memperluas pasar, meningkatkan nilai ekonomi produk lokal, serta membuka jalan menuju pasar nasional dan ekspor. (V24/ART/RT)






