VIRAL24.CO.ID – SIMALUNGUN – Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Simalungun melaksanakan kunjungan kerja sekaligus pembinaan Program Terpadu Peningkatan Peranan Wanita menuju Keluarga Sehat dan Sejahtera (PTP2WKSS) di Nagori Silou Huluan, Kecamatan Raya, Kamis (23/4/2026).
Kegiatan ini dipimpin Ketua TP PKK Simalungun, Darmawaty Anton Achmad Saragih, bersama jajaran pengurus dan perwakilan perangkat daerah. Rombongan disambut Camat Raya Septiaman Purba, Pangulu Nagori Silou Huluan Jan Pirelman Damanik, serta masyarakat setempat.
Nagori Silou Huluan diketahui masuk kategori wilayah “3 rawan”, yakni ekonomi, pendidikan, dan kesehatan. Melalui program pembinaan ini, pemerintah daerah berupaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara bertahap.
Pangulu Nagori Silou Huluan, Jan Pirelman Damanik, menyampaikan sebanyak 70 warga telah ditetapkan sebagai sasaran pembinaan. Ia berharap program ini dapat mendorong kemandirian dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Dalam arahannya, Ketua TP PKK Simalungun menyoroti potensi lokal berupa produksi gula semut yang dinilai belum dikelola secara optimal.
“Perempuan harus menjadi motor penggerak ekonomi keluarga. Potensi gula semut perlu dikembangkan melalui pengolahan dan pemasaran yang lebih baik,” ujarnya.
Selain itu, ia mengingatkan pemerintah nagori agar penggunaan dana desa tidak hanya difokuskan pada pembangunan fisik, tetapi juga pada program pemberdayaan masyarakat, termasuk penguatan peran perempuan dan pelatihan keterampilan.
Sejumlah organisasi perangkat daerah turut terlibat dalam kegiatan ini, di antaranya Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, serta Dinas Koperasi dan UMKM.
Sebagai tindak lanjut, pemerintah daerah menyalurkan bantuan berupa bibit sayuran dari Dinas Pertanian untuk mendukung ketahanan pangan keluarga. Selain itu, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil menyerahkan dokumen kependudukan kepada warga.
Melalui program ini, pemerintah daerah menegaskan komitmennya untuk melakukan pembinaan dan evaluasi berkelanjutan guna mewujudkan masyarakat yang mandiri dan sejahtera. (V24/RT)










