VIRAL24.CO.ID – SIMALUNGUN – Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Simalungun menggelar rapat koordinasi (rakor) program kerja di Pendopo Rumah Dinas Bupati Simalungun, Pamatang Raya, Selasa (17/3/2026). Kegiatan ini difokuskan untuk mengoptimalkan pelaksanaan program pada 10 nagori (desa) percontohan tahun 2026.
Rakor tersebut dihadiri Bupati Simalungun, Anton Ahmad Saragih, pimpinan perangkat daerah terkait, para pangulu nagori (kepala desa), serta pengurus TP PKK tingkat kabupaten, kecamatan, dan nagori percontohan.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Nagori (PMPN), Elyanto Purba, mengatakan rakor ini bertujuan menyatukan persepsi antara TP PKK di semua tingkatan agar pembinaan ke nagori percontohan dapat berjalan terkoordinasi dan optimal sesuai tugas pokok dan fungsi masing-masing.
“Melalui koordinasi ini, diharapkan seluruh program dapat dilaksanakan secara efektif dan selaras,” ujarnya.
Adapun 10 nagori percontohan beserta fokus programnya meliputi: Nagori Bandar Tinggi, Kecamatan Bandar Masilan (tertib administrasi PKK); Nagori Dolok Maraja, Kecamatan Tapian Dolok (pola asuh anak dan remaja di era digital); Nagori Karang Anyar, Kecamatan Gunung Maligas (UP2K PKK); Nagori Bandar Siantar, Kecamatan Gunung Malela (Aku Hatinya PKK); serta Nagori Marjandi, Kecamatan Panombeian Panei (Posyandu).
Selanjutnya, Nagori Bukit Rejo, Kecamatan Sidamanik (lingkungan bersih dan sehat); Nagori Mekarsari, Kecamatan Panei (perilaku hidup bersih dan sehat); Nagori Bahung Kahayan, Kecamatan Dolok Batu Nanggar (kesatuan gerak PKK, KB, dan kesehatan); Nagori Silou Huluan, Kecamatan Raya (program terpadu peningkatan peranan wanita); serta Kecamatan Bandar Huluan (pemeriksaan IVA test).
Ketua TP PKK Kabupaten Simalungun, Darmawati Anton Achmad Saragih, menegaskan bahwa keberhasilan gerakan PKK membutuhkan sinergi dan kerja sama yang kuat dengan perangkat daerah.
Ia menekankan pentingnya koordinasi antar tingkatan TP PKK serta keterbukaan informasi dari perangkat daerah agar program yang berkaitan dapat didukung melalui kader PKK di lapangan.
“Saya berharap rakor ini dapat memperkuat kebersamaan, menyamakan persepsi, serta menghasilkan langkah yang lebih baik dalam menjalankan program PKK ke depan,” ujarnya.
Sementara itu, Bupati Simalungun, Anton Ahmad Saragih, mengapresiasi peran TP PKK yang dinilai strategis dalam pembangunan, khususnya dari lingkup keluarga.
Ia berharap kegiatan tersebut tidak bersifat seremonial, melainkan berkelanjutan untuk mempercepat pembangunan hingga ke tingkat nagori dengan dukungan perangkat daerah.
“Seluruh perangkat daerah diharapkan dapat mengoptimalkan sinergi dan kolaborasi dengan PKK dalam mempersiapkan 10 nagori percontohan tahun 2026,” tegasnya.
Rakor dilanjutkan dengan pemaparan rencana jadwal supervisi dan monitoring oleh Sekretaris TP PKK Kabupaten, Rika Sihite, serta pembahasan teknis dan sesi tanya jawab yang dipandu Ketua Bidang Penghayatan Pancasila, Lurinim Purba. (V24/RT)






