VIRAL24.CO.ID – MEDAN – Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menegaskan pentingnya memperkuat kemandirian fiskal daerah melalui optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD). Hal itu disampaikannya saat memimpin Rapat Evaluasi PAD, Pajak, dan Retribusi Tahun 2026 di Aula Kantor Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Medan, Senin (13/7/2026).
Dalam rapat yang dihadiri Sekretaris Daerah Kota Medan Wiriya Alrahman, Kepala Bapenda M. Agha Novrian, pimpinan perangkat daerah, dan para camat, Rico menekankan bahwa ketergantungan Pemerintah Kota Medan terhadap Transfer ke Daerah (TKD) harus dikurangi secara bertahap. Menurutnya, hal tersebut hanya dapat diwujudkan melalui pengelolaan pendapatan yang lebih agresif, transparan, dan berbasis teknologi.
Rico juga menginstruksikan Bapenda untuk mengevaluasi secara menyeluruh rantai distribusi Surat Pemberitahuan Pajak Terutang (SPPT) Pajak Bumi dan Bangunan (PBB). Ia menilai berbagai kendala teknis yang menghambat masyarakat dalam memenuhi kewajiban pajak, termasuk keterlambatan distribusi SPPT, harus segera diselesaikan agar pelayanan semakin efektif. “Masyarakat ingin membayar, jangan sampai sistem kita yang justru menghambat mereka,” ujarnya.
Selain itu, Wali Kota menekankan pentingnya integritas aparatur pemerintah dalam memenuhi kewajiban perpajakan. Ia meminta seluruh aparatur sipil negara (ASN) menjadi teladan melalui kepatuhan membayar pajak kendaraan dinas maupun kendaraan pribadi. Di saat yang sama, Rico mendorong percepatan digitalisasi sistem perpajakan dengan memperluas penerapan QRESTO pada sektor pajak restoran dan pajak parkir guna memastikan seluruh transaksi tercatat secara real time, otomatis, dan transparan.
Menutup rapat, Rico Waas menegaskan bahwa setiap penerimaan PAD akan dikembalikan kepada masyarakat dalam bentuk pembangunan infrastruktur dan peningkatan kualitas pelayanan publik. Menurutnya, penguatan PAD menjadi fondasi utama bagi terwujudnya pembangunan Kota Medan yang berkelanjutan serta pelayanan yang semakin optimal kepada masyarakat. (V24/ART/RT)










