VIRAL24.CO.ID – MEDAN – Pemerintah Kota Medan mendorong kunjungan delegasi Hyejeon University dari Korea Selatan menjadi momentum untuk memperluas promosi produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), ekonomi kreatif, serta pariwisata daerah ke pasar internasional.
Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mengatakan, kunjungan tersebut tidak hanya dapat dimanfaatkan sebagai ajang pertukaran pengetahuan di bidang kuliner, tetapi juga sebagai peluang memperkenalkan berbagai potensi ekonomi lokal kepada delegasi mancanegara.
Hal itu disampaikan Rico saat menerima audiensi Badan Pengurus Daerah (BPD) Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Sumatera Utara terkait kunjungan delegasi Hyejeon University dan pelaksanaan K-Food Global Culinary Challenge 2026 di Rumah Dinas Wali Kota Medan, Jumat (10/7/2026).
Menurut Rico, Galeri Dekranasda Kota Medan dapat menjadi salah satu lokasi untuk memperkenalkan produk unggulan ekonomi kreatif kepada para delegasi. Produk yang ditampilkan dapat mencakup kerajinan tangan, fesyen, hingga makanan ringan khas Medan.
“Ini menjadi kesempatan untuk memperkenalkan produk-produk UMKM Kota Medan kepada delegasi dari Korea Selatan. Kita ingin mereka tidak hanya datang untuk mengikuti kegiatan kuliner, tetapi juga mengenal dan melihat langsung potensi ekonomi kreatif yang dimiliki Medan,” ujar Rico.
Rico juga mendorong agar kunjungan delegasi dikombinasikan dengan agenda wisata ke sejumlah destinasi bersejarah dan ikon Kota Medan, seperti Tjong A Fie Mansion, Istana Maimun, dan kawasan Kebun Bunga. Pemko Medan akan menyiapkan bus listrik untuk mendukung mobilitas rombongan selama menikmati potensi wisata dan keberagaman budaya Kota Medan.
Menurutnya, integrasi antara kegiatan kuliner, promosi UMKM, ekonomi kreatif, dan pariwisata dapat memberikan dampak yang lebih luas terhadap perekonomian daerah. Kehadiran wisatawan dan delegasi internasional diharapkan dapat meningkatkan eksposur produk lokal sekaligus membuka peluang kerja sama ekonomi baru.
Sementara itu, Ketua BPD PHRI Sumatera Utara Melky Maydiroy Waas mengatakan sebanyak 33 delegasi Hyejeon University yang terdiri atas mahasiswa, profesor, dan master chef akan berada di Sumatera Utara pada 13–16 Juli 2026.
Selama berada di Medan, para delegasi dijadwalkan mengikuti berbagai kegiatan, antara lain seminar, workshop, demonstrasi memasak, pameran kuliner Korea, serta roadshow ke sejumlah sekolah dan kampus. Rangkaian kegiatan tersebut akan ditutup melalui K-Food Global Culinary Challenge 2026 di Hotel Santika Medan pada 16 Juli 2026.
Kunjungan tersebut diharapkan menjadi ruang pertukaran pengalaman sekaligus membuka jejaring antara pelaku usaha lokal dengan mitra internasional. Kolaborasi di bidang kuliner dan ekonomi kreatif juga dinilai berpotensi memperluas pasar UMKM serta meningkatkan daya tarik Kota Medan sebagai destinasi wisata dan pusat kegiatan ekonomi kreatif. (V24/ART/RT)










