VIRAL24.CO.ID – MEDAN — Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) optimistis realisasi pendapatan dan belanja APBD 2026 dapat mencapai target yang telah ditetapkan. Hingga 22 September 2026, pendapatan daerah telah terealisasi 69,80 persen atau sekitar Rp8,9 triliun dari target Rp12,8 triliun, sementara belanja mencapai 51,82 persen atau Rp6,64 triliun.
Plh Sekretaris Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Sumut, Frans Novendy Saragih, mengatakan optimisme tersebut didukung percepatan pelaksanaan berbagai program pemerintah, termasuk pembangunan infrastruktur di sejumlah kabupaten/kota.
Hal itu disampaikannya dalam temu pers yang digelar Dinas Kominfo Sumut di Lobby Dekranasda, Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro, Medan, Kamis (24/9/2026).
“Saat ini, OPD kita juga sedang melaksanakan kegiatan pembangunan infrastruktur di kabupaten/kota. Kita optimistis selesai segera,” kata Frans.
Ia menambahkan, realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) hingga periode yang sama telah mencapai 59,15 persen atau Rp4,1 triliun dari target Rp6,9 triliun.
Realisasi PAD tersebut terdiri atas pajak daerah sebesar Rp3,5 triliun, retribusi daerah Rp165 miliar, hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan Rp325 miliar, serta lain-lain PAD yang sah sebesar Rp101 miliar. Selain itu, Transfer ke Daerah (TKD) tambahan sekitar Rp1,1 triliun yang diprioritaskan untuk rekonstruksi bencana juga mulai direalisasikan.
Frans menjelaskan, TKD tambahan tersebut dialokasikan untuk sejumlah sektor, yakni pendidikan Rp190 miliar, kesehatan Rp91 miliar, infrastruktur Rp274 miliar, sumber daya air Rp246 miliar, pertanian Rp35 miliar, serta urusan lainnya Rp26 miliar.
“OPD pelaksana masih optimistis sesuai dengan jadwal yang sudah direncanakan,” ujarnya.
Di sisi lain, BKAD Sumut tengah menyiapkan optimalisasi aset daerah yang selama ini belum dimanfaatkan atau dalam kondisi idle agar dapat menjadi sumber pendapatan daerah. Menurut Frans, aset tersebut nantinya dapat dimanfaatkan masyarakat maupun perusahaan melalui skema kerja sama dengan Pemprov Sumut.
“Saat ini BKAD sedang melaksanakan kegiatan program bagaimana memanfaatkan aset yang kondisi idle untuk bisa dimanfaatkan oleh masyarakat maupun perusahaan untuk dikerjasamakan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara agar jadi sumber PAD,” katanya. (V24/RT)






