VIRAL24.CO.ID – SRAGEN – Memasuki usia tiga tahun, SMK 10 November Sukodono menunjukkan perkembangan signifikan. Hal itu tercermin dalam perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-3 yang berlangsung meriah dan sarat kegiatan edukatif, mengangkat tema “Semangat 3 Tahun Berjuang untuk Menyusul Keunggulan.”
Momen peringatan tahun ini terasa lebih istimewa karena bertepatan dengan keluarnya izin operasional sekolah pada 4 Agustus 2025. Legalitas tersebut menjadi tonggak penting bagi sekolah yang sejak awal menghadapi sejumlah tantangan administratif. Dengan izin resmi dari Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah, pihak sekolah optimistis kapasitas dan kepercayaan masyarakat akan terus meningkat.
Kepala Sekolah, Jadi mengatakan bahwa keberadaan izin operasional membuka peluang bagi peningkatan jumlah peserta didik pada tahun ajaran mendatang. Saat ini, SMK 10 November Sukodono memiliki 160 siswa yang tersebar dalam tiga jurusan, yaitu Teknik Kendaraan Ringan Otomotif (TKRO), Tata Busana, dan Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ).
Ketiga jurusan tersebut dirancang untuk menjawab kebutuhan industri otomotif, fashion, dan teknologi digital. Didukung oleh 25 guru muda, sekolah berkomitmen meningkatkan mutu pembelajaran serta pembentukan karakter siswa.
Perayaan HUT ke-3 digelar sejak 10 November, diawali dengan Upacara Dinas di Kecamatan Sukodono. Selama tiga hari, berbagai lomba siswa berlangsung untuk memfasilitasi kreativitas dan kompetensi peserta didik. Kegiatan juga dimeriahkan dengan bazar kewirausahaan pada hari Jumat, yang menjadi wadah praktik bisnis bagi siswa.
Puncak acara pada Sabtu (15/11/2025) menghadirkan Jalan Sehat, pengundian hadiah, serta peresmian gedung baru SMK 10 November Sukodono. Kehadiran pimpinan yayasan dari Jakarta menambah kekhidmatan acara dan menunjukkan dukungan penuh terhadap perkembangan sekolah cabang di Sragen.
Dalam momentum HUT, yayasan juga meluncurkan program klasifikasi karier bagi peserta didik. Pembina Yayasan, Haji Muhammad Suparso, S.Ag., M.Pd., menyatakan bahwa siswa SMK 10 November Sukodono memiliki potensi besar untuk bersaing dengan sekolah lain.
Tiga jalur karier yang diperkenalkan meliputi Jalur Kerja Industri, Persiapan TNI/Polri dan Program Luar Negeri (Jepang)
Untuk jalur TNI/Polri, sekolah akan memperkuat pembinaan fisik dan mental melalui kolaborasi dengan aparat terkait. Sementara jalur luar negeri menargetkan pengiriman siswa ke Jepang, dilengkapi dengan pelatihan intensif Bahasa Jepang yang telah diterapkan lebih dahulu di sekolah yayasan di Tambun, Bekasi.
Sejak berdiri, SMK 10 November Sukodono mencatat tren positif dalam penerimaan peserta didik baru. Dengan legalitas penuh dan program strategis yang diluncurkan tahun ini, pihak sekolah yakin dapat menarik lebih banyak siswa pada tahun ajaran 2026.
SMK 10 November Sukodono menegaskan komitmennya menjadi sekolah kejuruan yang unggul dan adaptif dengan terus mencetak generasi muda yang kompeten serta berkarakter. (Susanto)







