VIRAL24.CO.ID – KARO – Komitmen menjaga kenyamanan wisatawan dan citra pariwisata Kabupaten Karo ditunjukkan jajaran Polsek Berastagi dengan menindak dugaan praktik pungutan liar (pungli) di kawasan objek wisata pemandian air panas Doulu, Kecamatan Berastagi, Minggu (14/6/2026) dini hari.
Dalam patroli yang dilakukan sekitar pukul 00.05 WIB, personel Unit Reskrim Polsek Berastagi mengamankan dua pria yang diduga melakukan pungutan liar terhadap pengunjung objek wisata tersebut.
Penindakan berawal dari informasi masyarakat mengenai adanya dugaan praktik pungli di jalur menuju kawasan pemandian air panas Doulu. Menindaklanjuti laporan tersebut, personel Unit Reskrim Polsek Berastagi langsung melakukan patroli dan pemantauan di sepanjang jalan penghubung Desa Doulu dan Desa Semangat Gunung.
Saat melakukan pemantauan di sekitar Jalan Doulu, petugas menemukan dua pria yang berada di depan sebuah warung. Ketika hendak dilakukan pemeriksaan, keduanya berusaha melarikan diri. Namun, setelah dilakukan pengejaran, petugas berhasil mengamankan keduanya.
Dari hasil pemeriksaan awal, kedua pria berinisial SS (44), warga Desa Ketaren, Kecamatan Kabanjahe, dan ZS (32), warga Desa Doulu, Kecamatan Berastagi, diduga meminta sejumlah uang kepada pengunjung objek wisata untuk kepentingan pribadi.
Selanjutnya, kedua pria tersebut dibawa ke Polres Karo guna menjalani pemeriksaan dan dimintai keterangan lebih lanjut terkait dugaan praktik pungutan liar yang dilakukan.
Kapolsek Berastagi AKP Henry D.B. Tobing menegaskan pihaknya tidak akan mentolerir segala bentuk pungutan liar yang dapat merugikan masyarakat maupun wisatawan yang berkunjung ke Kabupaten Karo.
“Kami akan mengambil tindakan tegas terhadap siapa pun yang melakukan pungli, khususnya di kawasan wisata. Praktik seperti ini tidak hanya merugikan pengunjung, tetapi juga dapat mencoreng citra pariwisata Kabupaten Karo yang selama ini menjadi salah satu kebanggaan masyarakat,” ujarnya.
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan, kenyamanan, dan ketertiban di kawasan wisata agar para wisatawan merasa aman selama berkunjung.
“Mari bersama menjaga pariwisata Kabupaten Karo. Jika menemukan adanya praktik pungli atau tindakan yang meresahkan masyarakat, segera laporkan kepada pihak kepolisian agar dapat segera ditindaklanjuti,” katanya.
Hingga saat ini, situasi di kawasan wisata pemandian air panas Doulu dilaporkan aman dan kondusif. Sementara itu, kedua terduga pelaku masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut oleh pihak kepolisian.
Perkara tersebut masih dalam proses penyelidikan, dan status hukum para terduga akan ditentukan berdasarkan hasil pemeriksaan yang dilakukan penyidik. (V24/Mwd)










