VIRAL24.CO.ID – MEDAN – Pemerintah Kota Medan mempercepat kesiapan lahan dan infrastruktur untuk pembangunan fasilitas Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL).
Hal tersebut disampaikan Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas melalui Sekretaris Daerah Kota Medan Wiriya Alrahman dalam rapat koordinasi kesiapan lahan dan sarana prasarana calon lokasi PSEL yang digelar secara daring dari Command Center Kantor Wali Kota Medan, Selasa (14/4/2026).
Wiriya menjelaskan, Pemko Medan telah menyiapkan lahan seluas 4,98 hektare yang sepenuhnya merupakan aset pemerintah daerah. Lahan tersebut berupa rawa bekas tambak dan saat ini tengah dalam proses pematangan.
Pada 2026, Pemko Medan juga merencanakan penambahan lahan seluas 9,46 hektare, sehingga total luas mencapai 14,44 hektare sebagai bagian dari komitmen jangka panjang pembangunan PSEL. Ia menambahkan, informasi terkait keberadaan badan air di lokasi mengacu pada peta rencana detail tata ruang, bukan kondisi aktual di lapangan.
Dari sisi infrastruktur dan keamanan, lokasi PSEL yang berdekatan dengan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Terjun akan dilengkapi langkah mitigasi, termasuk penanaman vegetasi sebagai pembatas antara area lama dan fasilitas baru.
Akses menuju lokasi melalui kawasan Marelan dinilai memadai untuk dilalui alat berat, meskipun peningkatan kualitas jalan akan dilakukan pada tahap konstruksi. Selain itu, jarak permukiman warga sekitar 600 meter dari lokasi dinilai dapat meminimalkan potensi dampak sosial. Ketersediaan air untuk operasional juga telah dikoordinasikan dengan PDAM.
Pemko Medan berharap kesiapan tersebut dapat mendorong pemerintah pusat dan pihak terkait untuk segera melaksanakan proses lelang, sehingga pembangunan PSEL dapat segera direalisasikan. (Vin)











